Sabtu, 4 April 2026

Polri Sebut Arus Balik ke Jakarta Mulai Terlihat

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
24 Mar 2026 | 08:10 WIB
BAGIKAN
Jasa Marga dan pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada hari kedua Lebaran. (Foto Antara)
Jasa Marga dan pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada hari kedua Lebaran. (Foto Antara)

JAKARTA, investor.id - Arus balik pasca Lebaran 2026 yang mengarah ke Jakarta disebut mulai terlihat dengan ditandai oleh peningkatan volume kendaraan. Masyarakat pun diimbau untuk mempersiapkan perjalanan secara matang pada momentum arus balik kali ini.

"Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan volume kendaraan secara bertahap," kata Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Mengacu data volume lalu lintas, Minggu (22/3/2026) pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB, sebanyak 168.159 kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama sebanyak. Sedangkan sebanyak 122.994 kendaraan yang masuk ke Jakarta.

Advertisement

Polri pun memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi dalam dua tahap yakni 24 Maret dan 28-29 Maret 2026. Sejumlah upaya antisipasi dilakukan kepolisian bersama pemangku kepentingan terkait seperti rekayasa lalu lintas secara situasional, contraflow, one way lokal, maupun one way nasional.

Rencananya one way nasional akan dilakukan 24 Maret 2026 mulai dari KM 414 hingga KM 70.

Masyarakat juga bisa memanfaatkan jalur alternatif melalui ruas Tol Jakarta–Cikampek II Selatan demi menghindari kepadatan di jalur utama, yang pada segmen tertentu dapat digunakan secara gratis selama Operasi Ketupat 2026.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga mengoptimalkan pemantauan melalui CCTV, traffic counting real time, serta koordinasi lintas sektor dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.

"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan dapat dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 26 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 36 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia