Kamis, 14 Mei 2026

DKI Tetap Buka Layanan Kependudukan pada Hari Libur 14-15 Mei 2026

Penulis :  Imam Suhartadi
13 Mei 2026 | 21:10 WIB
BAGIKAN
Siluet Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan latar belakang Monas di Balai Kota DKI Jakarta. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa)
Siluet Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan latar belakang Monas di Balai Kota DKI Jakarta. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa)

JAKARTA, investor.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta membuka pelayanan administrasi kependudukan pada hari libur nasional dan cuti bersama 14-15 Mei 2026 pukul 09.00-13.00 guna memfasilitasi warga yang memiliki keterbatasan waktu mengurus dokumen kependudukan.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto dalam keterangan di Jakarta, Rabu menyampaikan layanan tersedia di loket Dinas Dukcapil DKI Jakarta dan Suku Dinas (Sudin) Dukcapil DKI Jakarta pada lima kota administrasi dan kabupaten administrasi Kepulauan Seribu. 

“Kami berharap warga Jakarta dapat memanfaatkan pelayanan hari libur selama 2 hari ini, terutama bagi pelajar berusia 16 tahun dan 17 tahun yang belum melakukan perekaman KTP-el pemula. Juga bagi warga yang sudah memiliki KTP-el namun belum melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital," kata Denny.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, kebijakan ini juga menjadi tindak lanjut atas Surat Edaran Ditjen Dukcapil Kemendagri RI Nomor 400.8/4780/DUKCAPIL tanggal 12 Mei 2026 tentang Layanan Dukcapil pada Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tanggal 14 dan 15 Mei 2026 dalam menghadirkan pelayanan PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani dengan hati dan Akuntabel) yang dilaksanakan serentak di Indonesia. 

Warga berusia 16 tahun ke atas sudah dapat melakukan perekaman KTP-elekronik, mulai dari rekam wajah (foto), rekam biometrik, retina mata dan tanda tangan di loket pelayanan Suku Dinas Dukcapil Kota/Kabupaten Administrasi sesuai domisili, dengan membawa kartu keluarga.

Pelayanan hari libur ini dapat dimanfaatkan juga untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena aktivasi ini memerlukan kehadiran fisik di loket untuk verifikasi biometrik dan scan barcode data pribadi penduduk melalui perangkatnya.

“Menyediakan waktu pelayanan di hari libur akan mempercepat cakupan pengguna IKD di Jakarta sebagai kota cerdas (smart city),” kata Denny. 

Berdasarkan Data Kependudukan Bersih semester 2 tahun 2025, penduduk DKI Jakarta yang berusia 16 tahun dan 17 tahun pada tahun 2026 dan sudah bisa merekam KTP-el atau wajib rekam KTP-el berjumlah 199.653 jiwa.

Hingga hari ini, penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP-el pemula yaitu sejumlah 38.079 jiwa atau 19.07 persen.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 7 menit yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 30 menit yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 58 menit yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
National 1 jam yang lalu

Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK

Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun resmi mendaftarkan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Business 2 jam yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia