Jumat, 15 Mei 2026

Jakarta Sudah Lama Krisis Air Bersih

Penulis : Antara
22 Mar 2013 | 14:52 WIB
BAGIKAN

JAKARTA- Pakar hidrologi dari Universitas Indonesia (UI) Firdaus Ali mengatakan Jakarta sudah mengalami krisis air bersih sejak 18 tahun yang lalu, dan saat ini kondisinya semakin parah.

"Jakarta mengalami krisis air bersih sejak lama. Tepatnya 18 tahun lalu," ujar Firdaus di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan Jakarta memerlukan sekitar 26.938 liter air per detik, namun yang tersedia hanya 17.700 liter air per detik.

Diperkirakan pada 2020, terjadi defisit air mencapai 19.000 liter per detik. "Setiap orang dewasa di Jakarta memerlukan 184 liter per hari," tukas dia.

Firdaus menekankan, agar defisit air tidak semakin parah, masyarakat bisa melakukan penghematan.

Ia kemudian memberikan tips-tips dalam menghemat air, misalnya, tidak menyalakan kran saat menggosok gigi, mandi menggunakan pancuran, mencuci dengan menggunakan ember, hingga mencuci piring dalam jumlah yang banyak. "Air hujan juga bisa dimanfaatkan untuk bersih-bersih," tuturnya.

Dalam hal penghematan air, Firdaus mengatakan perempuan khususnya ibu rumah tangga sangat berperan dalam upaya penghematan air. Hal itu dikarenakan perempuan memegang kendali pemakaian air. (gor/ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia