Jumat, 15 Mei 2026

Spektrum Frekuensi Radio Perlu Diefisienkan

Penulis : Antara
21 Jul 2011 | 18:51 WIB
BAGIKAN

BEIJING - Pemerintah bersama pemangku kepentingan lainnya diminta mengefisienkan spektrum frekuensi radio.

"Efisien tersebut mesti tercermin baik dari sisi teknis, ekonomi, hingga fungsionalnya," kata pakar telekomunikasi ITB, Joko Suryana meminta di sela mengikuti kunjungan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) di Beijing, Kamis.

Efisiensi teknis, lanjutnya, diukur dari besaran bit per Herzt atau pengguna per MHz. Sedangkan efisiensi sisi ekonomi dilihat dari pendapatan per MHz atau nilai tambah. "Semakin tinggi keekonomiannya maka makin tinggi efisiensinya," katanya.

Sisi fungsional, lanjutnya, terlihat dari apakah pemegang lisensi benar-benar memanfaatkan spektrumnya.

Joko yang ahli dalam bidang "wireless" tersebut mencontohkan, pemerintah mesti melihat pemanfaatan spektrum 700 MHz yang saat ini digunakan televisi analog.

"Setelah spektrum 700 MHz digunakan buat TV digital, maka sisanya bisa dilelang untuk LTE (long term evolution) atau 4G," katanya.

Menurut dia, dengan penataan kembali, spektrum 700 MHz masih bisa digunakan untuk LTE setidaknya bagi tiga operator besar.

Ia juga menambahkan, saat ini, frekuensi LTE yang digunakan sejumlah operator dunia ada di empat pita yakni 700, 1.800, 2.100, dan 2.600 MHz.

"Hanya saja permasalahannya, frekuensi itu di Indonesia sudah penuh digunakan baik oleh operator seluler maupun perusahaan penyiaran dan tidak ada alokasi yang kosong untuk LTE," katanya.

Di tambah lagi, hingga saat ini, belum ada regulasi khusus mengenai LTE.

General Manajer Perencanaan Teknologi Strategis Telkomsel Pratignyo Arif Budiman mengatakan, secara teknis, frekuensi yang terbaik untuk LTE berada di 2.600 MHz.

"Frekuensi 2.600 MHz terbanyak digunakan operator dunia untuk LTE. Jadi, ekosistemnya sudah mendukung, sehingga Indonesia bisa mendapat manfaat ekonominya," katanya.

Hanya saja, lanjutnya, saat ini, pita 2.600 MHz sudah dipakai satu perusahaan TV berbayar dengan lebar frekuensi hingga 150 MHz.

Padahal, kalau pemerintah mau menata kembali frekuensi tersebut, maka bisa dipakai tujuh operator dengan alokasi 20 MHz dan akan memberikan pendapatan lelang hingga miliaran rupiah.

Ia menambahkan, Telkomsel sudah siap mengaplikasikan LTE dan tinggal menunggu regulasi spektrum dari pemerintah.

LTE memiliki keunggulan antara lain biaya operasional dan investasi yang lebih murah dibandingkan teknologi sebelumnya. Selanjutnya, mampu memberikan layanan data yang lebih cepat, terjaminannya keamanan seperti dari penggandaan dan gangguan sinyal, dan ekosistem yang juga telah mendukung.

Sampai Juli 2011, sudah terdapat 24 operator di seluruh dunia yang menggunakan teknologi LTE. Telkomsel juga sudah melakukan uji coba dengan empat mitra yakni Huawei, Ericsson, Nokia Siemens Networks, dan ZTE. (tk/ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia