DSN Tambah Pabrik Sawit di Kalteng
LAMANDAU – PT Dharma Satya Nusantara (DSN) menambah satu pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton tandan buah segar (TBS) per jam di lokasi kebun PT Pilar Wanapersada (PWP) di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Dengan begitu, kini DSN memiliki empat PKS dengan total kapasitas menjadi 330 ton TBS per jam.
Direktur DSN T Arifin Cahyono mengatakan, dengan tambahan pabrik itu, DSN kini memiliki empat pabrik PKS di Indonesia. Total kapasitas pengolahan sawit DSN juga bertambah dari 270 ton TBS per jam menjadi 330 ton TBS per jam. “Dengan diresmikannya pabrikitu, produksi CPO (crude palm oil) kami meningkat dari 220 ribu ton CPO per tahun menjadi 300 ribu ton CPO per tahun,” ujar dia usai peresmian PKS di Lamandau, Kamis (14/2).
Meski demikian, dia mengakui, pabrik tersebut tidak dapat langsung memaksimalkan kapasitas dalam operasionalnya di tahun pertama. Diperkirakan operasional dapat mencapai kapasitas maksimal dalam 2-3 tahun ke depan.
“Kalau pabrik kapasitasnya sudah pasti, tetapi juga kan tergantung produksi buah karena biasanya memang dibuat pabriknya dulu meskipun buahnya belum maksimal memenuhi kapasitas. Biasanya berangsur-angsur 2-3 tahun baru bisa mencapai kapasitas ini,” jelas dia.
Baca
selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler


