Kamis, 14 Mei 2026

Rumput Laut Sulawesi Selatan Diekspor ke Tiongkok

Penulis : Antara
16 Sep 2013 | 15:43 WIB
BAGIKAN

MAKASSAR-Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor rumput laut sebanyak 739,5 ton ke Tiongkok dengan nilai ekspor mencapai US$720.075.

"Eskpor ini menunjukkan bahwa kita tidak tinggal diam, di tengah ekonomi nasional berkontraksi menghadapi nilai tukar rupiah yang melemah, kita justru menjadi ini sebagai peluang ekonomi dengan menggenjot komoditi ekspor," katanya di sela pelepasan ekspor rumput laut dan udang di Kawasan Industri Makassar di Makassar, Senin.

Ia menjelaskan Pemprov Sulsel terus mendorong pelaku ekonomi dan produsen khususnya petani dan nelayan untuk bersama-sama menghidupkan ekonomi di daerah itu.

Sebagai gambaran, kata dia, di bidang pertanian dan holtikultura pada komoditas biji-bijian atau kacang-kacangan telah mampu menghasilkan nilai ekonomi sebanyak Rp2,2 triliun dalam kurun dua bulan.

"Hampir setiap bulan Sulsel melakukan ekspor dan ini menjadi salah satu perbaikan ekonomi, termasuk memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain melepas ekspor rumput laut ke Tiongkok melalui Koperasi Agroniaga, pada kesempatan itu ia juga melepas dua kontainer produk frozen udang Bomar ke Jepang dan Belgia.

Produk makanan siap saji yang berbahan dasar udang vaname itu, menurut Direktur PT Bogatama Marinusa (Bomar) Tigor Chendarma, dalam 12 tahun terakhir telah memenuhi kebutuhan ekspor udang di sejumlah negara Asia, Amerika, dan Eropa.

"Sejak industri pengolahan ini dibuka, kami selalu melakukan ekspor setiap dua hingga tiga hari dengan rata-rata nilai ekspor mencapai belasan juta dolar Amerika Serikat per bulan," katanya.

Untuk menjaga kontinyuitas produksi, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap petambak yang tersebar di beberapa kabupaten di Sulsel yang selama ini menjadi mitranya.(ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 41 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 52 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia