Sabtu, 4 April 2026

AGI dan Ikagi Rumuskan Solusi Permasalahan Pergulaan Lewat NSS 2019

Penulis : Amrozi Amenan
13 Des 2019 | 08:45 WIB
BAGIKAN
Ketua Ikatan Ahli Gula Indonesia IKAGI, Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) pada pembukaan National Sugar Summit (NSS) 2019 di Ballroom Convex Grand City Surabaya, Kamis (12/12/2019). Foto:Amrozi Amenan
Ketua Ikatan Ahli Gula Indonesia IKAGI, Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) pada pembukaan National Sugar Summit (NSS) 2019 di Ballroom Convex Grand City Surabaya, Kamis (12/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

SURABAYA, investor.id - Asosiasi Gula Indonesia (AGI) dan Ikatan Ahli Gula Indonesia (Ikagi) menggelar National Sugar Summit (NSS) 2019 pada 12-13 Desember 2019 di Ballroom Convex Grand City Surabaya.

Kegiatan NSS 2019 yang dihadiri oleh seluruh pelaku industri gula baik BUMN maupun swasta bertujuan untuk merumuskan solusi bagi permasalahan pergulaan di tanah air.

Ketua Ikagi, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan industri gula nasional menghadapi berbagai tantangan, salah satunya berkaitan dengan kuantitas dan kualitas gula. Di sisi kuantitas, produksi gula baru mencapai 2,2 juta ton atau sekitar 38% dari total kebutuhan yang mencapai 5,7 juta ton.

Sedangkan di sisi kualitas, pelaku industri gula nasional dituntut melakukan perbaikan kualitas gula sehingga bisa memenuhi syarat yang dibutuhkan berbagai kalangan pengguna gula.

Advertisement

“Berbagai persoalan yang terkait dengan pergulaan nasional ini akan bersama-sama dirumuskan solusinya oleh semua pelaku usaha yang kita hadirkan melalui kegiatan NSS 2019,” kata Dwi usai pembukaan National Sugar Summit (NSS) 2019 di Ballroom Convex Grand City, Surabaya, Kamis (12/12/2019).

AGI dan Ikagi Rumuskan Solusi Permasalahan Pergulaan Lewat NSS 2019
Ketua Ikatan Ahli Gula Indonesia IKAGI, Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) pada pembukaan National Sugar Summit (NSS) 2019 di Ballroom Convex Grand City Surabaya, Kamis (12/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

Dia menjelaskan, sesuai roadmap gula tahun 2014-2019, produksi gula diproyeksikan meningkat secara bertahap untuk bisa memenuhi semua kebutuhan gula nasional. Namun, pada tahun ini produksi gula belum ada peningkatan yang signifikan.

“Tantangan yang dihadapi industri gula kian dinamis. Kita dihadapkan pada permasalahan-permasalahan terkait pengembangan industri gula (baik di sisi on farm, off farm, maupun diversifikasi), biaya produksi, dan lain-lain. Sehingga, kita akan bersama-sama merumuskan solusi terbaik untuk setiap permasalahan tersebut,” ungkap Dwi yang juga menjabat sebagai Dirut PTPN X ini.

Melalui NSS 2019, para pelaku industri gula akan merumuskan solusi dengan beberapa poin penting diantaranya penyusunan kembali peta jalan pengembangan industri gula  nasional  disertai  instrumen  pendukungnya  yang  kondusif, lintas sektoral dan terintegrasi, terutama menyangkut aspek produksi, distribusi, kelembagaan, pendanaan dan hilirisasi. Hal lain adalah perlu adanya kemudahan pendanaan dari perbankan, penyediaan teknologi budidaya, penyediaan pupuk dan benih tebu unggul, bantuan bongkar ratoon, penyuluhan, perbaikan infrastuktur jalan, jembatan dan saluran irigasi untuk mendukung pengembangan tebu rakyat.

“Harapannya, seluruh pelaku industri gula saling bersinergi untuk bersama-sama memajukan industri gula nasional,” tutur Dwi.

Kegiatan serupa pernah digelar di tahun 2016. “Rencananya, kegiatan seperti ini akan secara rutin diadakan guna menyelesaikan permasalahan industri gula nasional yang terus dinamis dalam perkembanganya,” imbuh Dwi.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 50 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia