Kamis, 14 Mei 2026

BUMN Didorong Akuisisi Perusahaan LN

Penulis : Triyan Pangastuti / Imam Suhartadi
18 Jul 2020 | 13:54 WIB
BAGIKAN
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Photo/Mohammad Defrizal
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Badan usaha milik negara (BUMN) didorong untuk mengakuisisi perusahaan asing di luar negeri (LN) sebagai upaya untuk memperbaiki rantai pasok (supply chain) nasional. Selain itu, BUMN juga diimbau untuk menaikkan investasi di manca negara serta turut memperbesar pasar ekspor nasional.

Misi besar agar BUMN bisa mendunia tersebut dicanangkan lewat program BUMN Go Global, kerja sama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri. Penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) kerja sama dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

BUMN Didorong Akuisisi Perusahaan LN
Erick Thohir. Foto: IST

Erick Thohir menyatakan, selama ini Indonesia menjadi sasaran empuk produk-produk asing. Banyak juga perusahaan domestik yang dicaplok asing. Agar Indonesia tidak dijajah produk asing, kata Erick, salah satu solusinya adalah mendorong BUMN mendunia dan mengakuisisi perusahaan asing.

“Kita tahu selama ini kita hanya jadi market bagi produk asing, tapi sampai kapan? Dengan kita melakukan akuisisi perusahaan di luar negeri, ini merupakan strategi untuk memperbaiki supply chain kita. Ini bukan suatu program gaya-gayaan, tapi benar benar memperbaiki ekosistem bangsa kita,” kata tegas Erick.

ADVERTISEMENT
BUMN Didorong Akuisisi Perusahaan LN
Aset BUMN

Selain mendukung rantai pasok, upaya mendorong BUMN untuk go global adalah memasarkan produkproduk nasional di pasar luar negeri yang strategis. Erick mencontohkan beberapa produk buatan Indonesia yang sudah diakui oleh negara lain, seperti vaksin produksi PT Bio Farma dan produk pertahanan PT Pindad.

“Saat ini merupakan momentum yang spesial karena terdapat persamaan kesadaran dan visi untuk mendorong pengembangan BUMN di pasar global,” kata Erick.

BUMN Didorong Akuisisi Perusahaan LN
Laba dan dividen BUMN

Menteri BUMN menegaskan, upaya mendorong BUMN ekspansi ke luar negeri menuntut sinergi dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan. Bukan hanya Kementerian Luar Negeri, melainkan juga dukungan dari kementerian dan lembaga lain.

“Hal ini sesuai dengan arahan Presiden, bagaimana Indonesia ke depan secara diplomatik tidak hanya fokus. di politik, tapi juga bagaimana kita terus mengembangkan supremasi dunia usaha lewat diplomasi ekonomi,” kata dia.

BUMN Didorong Akuisisi Perusahaan LN
Komposisi laba emiten BUMN

Menurut Erick, Indonesia merupakan negara yang memiliki dua keunggulan utama, yakni memiliki pasar yang sangat besar dan sumber daya alam yang berlimpah. Sayangnya, masih ada tantangan dalam hal teknologi dan logistic yang perlu diperbaiki.

Erick berharap, melalui MoU ini, posisi Indonesia akan setara dengan negara lain yang memiliki perusahaan teknologi tinggi dan berdaya saing.

BUMN Didorong Akuisisi Perusahaan LN
Laba emiten BUMN

“Dalam waktu dekat saya dan Ibu Menlu ingin segera merealisasi hal-hal yang kita sepakati dan ini manfaat buat Indonesia. Sudah saatnya Indonesia setara bahkan lebih besar dari negara-negara lain,” tegasnya.(ayu)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 41 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 52 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia