Kunjungi Pabrik RPET Aqua, Ridwan Kamil Ajak Budayakan Pilah & Kumpulkan Sampah Plastik
JAKARTA, investor.id - Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil mengunjungi PT Namasindo Plas yang merupakan salah satu Pabrik yang dapat memproduksi PET Daur ulang atau RPET (Recycled Polyethilene Terephtalate).
Dikatakan, kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengembangkan sistem ekonomi sirkular di Provinsi Jawa Barat.
“60 ton sampah botol plastik dari Pulau Bali setiap minggu dikirim ke Jawa Barat untuk diolah dengan teknologi canggih di Padalarang untuk kembali menjadi botol mineral,” kata Ridwan Kamil yang dikutip dari postingan instagramnya, Rabu (21/4/2021).
Dikatakan, teknologi canggih ini dimiliki oleh Namasindo Plas yang berlokasi di Padalarang. Satu satunya fasilitas di Indonesia yang mengubah PET plastik dengan lima tahap untuk kembali menjadi kemasan botol siap pakai.
“Mari sekarang kita budayakan pilah dan kumpulkan sampah plastik, kirim ke pabrik Namasindo Plas ini untuk diolah,” ujarnya.
Sebagai catatan, Namasindo Plas merupakan pemasok kemasan botol plastik RPET AQUA yang pertama kali diluncurkan di tahun 2018. Saat ini AQUA memiliki produk AQUA LIFE kemasan 1,1 liter dan kemasan botol 600 ml yang terbuat dari plastik PET pasokan Namasindo Plas.
Dihubungi secare terpisah Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin mengakui bahwa PT Namasindo Plas merupakan mitra AQUA dalam mengembangkan dan memproduksi berbagai inovasi kemasan yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan bahan baku plastik daur ulang atau RPET. “Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen #BijakBerplastik Danone-AQUA, yang telah kami inisiasi dan luncurkan sejak tahun 2018 yang lalu,” paparnya.
Arif menjelaskan, melalui komitmen #BijakBerplastik, Danone-AQUA menargetkan untuk dapat mengumpulkan lebih banyak plastik daripada yang digunakan, untuk menggunakan 100% kemasan yang dapat didaur ulang, dapat digunakan kembali ataupun dapat terurai, serta untuk meningkatkan proporsi konten daur ulang dalam botol menjadi 50% pada tahun 2025.
“Saat ini kami telah mampu mengumpulkan lebih dari 12.000 ton plastik kemasan paska konsumsi setiap tahunnya melalui 6 Recycling Business Unit (RBU) di berbagai lokasi di Indonesia sekaligus menciptakan manfaat ekonomi bagi ratusan pengumpul sampah dan pendaur ulang. Kemasan plastik paska konsumsi yang telah terkumpul tersebut akan bertransformasi menjadi flakes dan akan mempunyai siklus hidup baru dan diproses kembali menjadi bahan baku botol baru salah satunya melalui kerjasama dengan mitra kami PT. Namasindo Plas“ tambah Arif.
Dikatakan, sejak 1983, Danone-AQUA telah terlebih dahulu memelopori kemasan ramah lingkungan lewat produk kemasan galon yang hingga saat ini membuat 70% bisnis Danone-AQUA telah sepenuhnya sirkular.
Menurutnya saat ini, seluruh kemasan produk botol Danone-AQUA juga telah menggunakan bahan baku plastik daur ulang hingga mencapai 25% dan ditargetkan akan terus meningkat hingga mencapai 50%. Danone-AQUA kemudian mengambil langkah lebih besar untuk mendukung target pengelolaan sampah plastik di Indonesia dengan meluncurkan produk AQUA Life yang terbuat dari 100% plastik daur ulang dan 100% bisa didaur ulang kembali.
Baru-baru ini, Danone-AQUA juga meluncurkan botol kaca yang bisa dikembalikan (untuk pasar B2B), serta kemasan botol 600ml yang terbuat dari 100% plastik daur ulang.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

