Kamis, 14 Mei 2026

Penyelesaian Konflik Rusia-Ukraina akan Ubah Peta Perdagangan Komoditas 2023

Penulis : Triyan Pangastuti
31 Mei 2022 | 22:21 WIB
BAGIKAN
Menkeu Sri Mulyani. Foto: IST
Menkeu Sri Mulyani. Foto: IST

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, penyelesaian konflik geopolitik Rusia dan Ukraina dapat mengubah peta perdagangan komoditas energi global pada 2023. Faktor lainnya yang bakal turut memengaruhi harga komoditas dunia tahun depan adalah kinerja ekonomi AS, Eropa, dan Tiongkok.

Kendati begitu, menkeu meminta semua pihak tetap waspada terhadap berbagai ketidakpastian global yang diperkirakan masih meningkat tahun depan.

“Prospek penyelesaian konflik geopolitik dapat mengubah peta perdagangan komoditas energi dunia secara sangat signifikan. Demikian juga prospek kinerja ekonomi, terutama ekonomi AS, Eropa, dan Tiongkok,” ujar Menkeu di Jakarta, Selasa (31/5).

Menurut Sri Mulyani, penyelesaian konflik geopolitik Rusia-Ukraina serta prospek ekonomi AS dan Tiongkok akan berdampak positif terhadap keseimbangan supply dan demand minyak tahun depan.

ADVERTISEMENT

Menkeu memastikan pemerintah tetap berkomitmen menjaga kesehatan fiskal serta mengoptimalkan peran APBN sebagai bantalan saat menghadapi guncangan (shock absorber). Karena itu, APBN akan dirancang secara hati-hati dan fleksibel.

Dalam RAPBN 2023, pemerintah mematok harga minyak Indonesia (ICP) di kisaran US$ 80-100 per barel. Sedangkan produksi (lifting) minyak nasional dipatok 619.000-680.000 barel per hari (bph) dan lifting gas 1,02 juta hingga 1,11 juta barel setara minyak per hari.

“Pemerintah akan terus memonitor perkembangan pasar minyak mentah global. Jadi, proyeksi ICP dapat dikalkulasi secara kredibel,” ucap dia.

Bahkan, menurut Menkeu, berbagai lembaga internasional memproyeksikan harga minyak mentah global pada 2023 masih relatif tinggi meskipun sedikit melandai dibandingkan 2022.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 15 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 33 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia