Jumat, 15 Mei 2026

Hutama Karya Kerjakan Proyek Jalan Soreang - Rancabali - Cidaun

Penulis : Indah Handayani
4 Jul 2022 | 09:31 WIB
BAGIKAN
PT Hutama Karya melalui kerja sama operasi (KSO) dengan
PT Hutama Karya melalui kerja sama operasi (KSO) dengan

JAKARTA, investor.id – PT Hutama Karya melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Brantas Abipraya, yaitu KSO HK-Abipraya, dipercaya untuk mengerjakan proyek Penanganan Pelebaran dan Perbaikan Geometrik Jalan Soreang – Rancabali – Cidaun di Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Penandatanganan kontrak proyek ini dilaksanakan pada Rabu (15/5/2022) lalu bertempat di Kantor BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat. Kegiatan penandatanganan ini dilakukan oleh Ari Asmoko selaku Executive Vice President (EVP) Divisi Sipil Umum Hutama Karya sekaligus Kuasa KSO HK-Abipraya bersama dengan Wilan Oktavian, ST., M.P.P.M selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat.

Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra menyatakan bahwa kehadiran proyek Penanganan Pelebaran dan Perbaikan Geometrik Jalan Soreang – Rancabali – Cidaun ini bertujuan untuk pelebaran jalan dan memperbaiki jalan yang berlubang di beberapa titik. Tujuan utama dari pelaksanaan paket preservasi jalan Sireang – Rancabali – Cidaun ini adalah untuk menjaga kondisi jalan nasional agar tetap layak.

ADVERTISEMENT

“Sehingga mobilisasi kendaraan dapat berjalan dengan baik serta meningkatkan perekonomian daerah khususnya di daerah Soreang dan sekitarnya,” ujar Novias dalam keterangan pers, Senin (4/7/2022).

Lebih lanjut Novias menjelaskan ruang lingkup pekerjaan utama proyek ini meliputi perbaikan jalan sepanjang 60,11 km, drainase sepanjang 2,55 km, jembatan sepanjang 26,90 m dan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 84,05 km. Serta, jembatan sepanjang 376,3 m dengan waktu pengerjaan sekitar 2,5 tahun sejak ditandatanganinya kontrak.

Novias menambahkan, KSO HK-Abipraya telah menyiapkan strategi agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dan tepat mutu. Diperlukan penanganan dengan menggunakan struktur konstruksi perkerasan jalan yang khusus. “Karena penggunaan aspal konvensional tidak direkomendasikan dengan kondisi geografis yang tidak terpapar sinar matahari langsung,” papar Novias.

Dengan adanya proyek Penanganan Pelebaran dan Perbaikan Geometrik Jalan Soreang – Rancabali – Cidaun ini akan meningkatkan mobilitas barang dan jasa di daerah tersebut, membuka lapangan pekerjaan serta menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Dikarenakan pembangunan proyek ini masih dalam kondisi waspada Covid-19, Hutama Karya memastikan akan selalu melakukan pengawasan dan pencegahan penyebaran virus melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan proyek.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 42 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 44 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia