Jumat, 15 Mei 2026

Pengusaha: Meski Ekonomi Tumbuh, Pemerintah Diminta Waspadai Tiga Risiko Ini

Penulis : Triyan Pangastuti
15 Aug 2022 | 08:53 WIB
BAGIKAN
Sarman Simanjorang. Foto: Investor Daily/IST
Sarman Simanjorang. Foto: Investor Daily/IST

JAKARTA, Investor.id - Wakil Ketua Umum bidang Pengembangan dan Otonomi Daerah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sarman Simanjorang meminta pemerintah untuk tidak lengah dan terlena dengan hasil capaian pertumbuhan ekonomi. Lantaran masih ada beberapa risiko yang mempengaruhi ekonomi domestik hingga akhir tahun.

"Kita tidak boleh lengah, karena masih ada dua tantangan kita yang harus pemerintah waspadai" ucapnya kepada Investor Daily, di Jakarta, Senin (15/8).

Risiko tantangan yang pertama adalah belum pulih optimal dari pandemi Covid-19, karena ancaman pandemi masih membayangi ekonomi dalam negeri serta global karena trennya masih fluktuatif.

ADVERTISEMENT

Kedua, dikala ekonomi global memasuki fase pemulihan ekonomi akibat pandemi, tantangna lain pun hadir dari ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Ketiga memanasnya hubungan Tiongkok-Taiwan yang akan menjadi ancaman dan ini perlu diwaspadai. "Perang Rusia-Ukraina sangat-sangat mempengaruhi kondisi eko seluruh dunia"ucapnya.

Selain dampak pemulihan ekonomi terganggu, dia mengatakan, tiga tantangan ini akan menyebabkan lonjakan inflasi dalam negeri, karena suplai yang tidak dapat mengimbangi permintaan, serta kenaikan harga komoditas pangan dan energi akibat perang.

Bahkan, kenaikan inflasi sudah terjadi diberbagai negra diantaranya Amerika Serikat, Eropa, Inggris. "Kami harapkan pemerintah tetap fokus bgaiamana agar harga pokok pangan dijaga sisi harga dan ketersediannya. Sehingga manajemen atau neraca stok pangan harua dijaga agar demand dan suplai seimbang agar tidak terjadi gejolak harga yang nantinya bisa mendorong inflasi," tegasnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia