Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Gencar Bangun Infrastruktur, Pengusaha Minta Terus Berlanjut

Penulis : Amrozi Amenan / Tri Murti / Totok Subagyo / Ester Nuky
29 Sep 2022 | 14:27 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo saat peresmian Terowongan Air Nanjung di Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc)
Presiden Joko Widodo saat peresmian Terowongan Air Nanjung di Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) begitu masif membangun infrastruktur di Tanah Air selama delapan tahun kepemimpinannya. Sebab infrastruktur merupakan salah satu kebutuhan untuk menarik investor masuk ke berbagai daerah.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan, kalangan pengusaha sangat berharap pasca-Presiden Jokowi, pembangunan infrastruktur terus dilanjutkan.

"Jadi perlu dilanjutkan berbagai pembangunan infrastruktur, misalnya di Nusa Tenggara, Papua, dan Maluku. Pemerintahan Pak Jokowi kan sudah merintis bahwa investasi ini harus merata," kata Sarman, yang juga Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta, Rabu (28/9/2022).

ADVERTISEMENT

Secara terpisah, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna dalam keterangan tertulis, mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

Namun, tidak semua infrastruktur yang dibangun menggunakan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD). Keterlibatan swasta terus didorong melalui berbagai model pembiayaan, salah satunya lewat Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Jokowi Gencar Bangun Infrastruktur, Pengusaha Minta Terus Berlanjut

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Tjahjo Purnomo menambahkan bahwa investor akan tertarik menggarap proyek infrastruktur jika imbal hasil atau internal rate of return (IRR) cukup tinggi.

"Kami menilai tawaran pemerintah memberikan IRR sebesar 11% dari proyek-proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan cukup menarik bagi para investor," imbuhnya.

Tjahjo optimistis soal tingkat IRR pada proyek-proyek investasi di IKN. Pasalnya, IRR yang ditawarkan pemerintah tersebut dinilai menarik mengingat nilainya yang cukup besar.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEI) dan kawasan industri (KI).

"KEK/KI merupakan jalan sukses ketika bicara upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi. Karena melalui pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi/industri, arah kebijakan pembangunan menjadi fokus dan terpadu. Daerah sekitar menjadi hinterland, sehingga diharapkan bisa tumbuh bersama, terwujud tidak hanya rantai pasok, tetapi juga rantai nilai," katanya kepada Investor Daily.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia