Jumat, 15 Mei 2026

Beritasatu Ajak Masyarakat Bergandeng Tangan Bangun Optimisme Atas Indonesia

Penulis : Lona Olavia
3 Okt 2022 | 15:30 WIB
BAGIKAN
Executive Chairman Beritasatu Media Holdings (BSMH) Enggartiasto Lukita. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Executive Chairman Beritasatu Media Holdings (BSMH) Enggartiasto Lukita. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id -  Laju inflasi yang cukup mengejutkan di mana inflasi September di Tanah Air merupakan yang tertinggi sejak Desember 2014 dan kedukaan yang terjadi di pertandingan sepakbola di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur yang menjadi catatan duka terbesar dalam sejarah sepakbola Indonesia, bahkan dunia yang berpotensi mengganggu arus investasi ke Indonesia menambah ketidakpastian atas ekonomi.

Meski begitu, di tengah ketidakpastian ekonomi, masyarakat diharapkan Executive Chairman Beritasatu Media Holdings Enggartiasto Lukita harus tetap optimis dan bisa beranjak lebih jauh bersama-sama. Optimisme tersebut akan dituangkan dalam Investor Daily Summit (IDS) “Optimism in Uncertainty” yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), pada 11-12 Oktober mendatang.

“Tema besar itulah yang kita ambil, esensi yang diambil presiden bahwa di tengah ketidakpastian kita harus tetap optimis dan harus beranjak lebih jauh dan berbuat bersama-sama,” ungkapnya dalam konferensi pers Investor Daily Summit 2022, di Jakarta, Senin (3/10/2022).

ADVERTISEMENT

Mantan Menteri Perdagangan tersebut mengakui, situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian itu terjadi secara global. Secara global lalu berdampak ke ekonomi Indonesia. Kendati demikian, Indonesia berhasil tampil sebagai negara dengan ekonomi yang cukup tangguh dibandingkan negara lainnya, misalnya saja dalam sisi nilai tukar dan indeks sahamnya.

“Di satu sisi perlu hati-hati, kita juga harus tetap optimis dengan hasil capaian ini. Sungguh tidak adil, kita sebagai warga bangsa yang bisa berbuat sesuatu bersama, menuntut pemerintah melakukan berbagai hal,” imbuh Enggartiasto.

Enggartiasto menambahkan, menyambut tahun politik, ia pun menegaskan agar kepentingan politik diharapkan jangan sampai mengganggu kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini sedang berjuang keras untuk terhindar dari jurang resesi.

“Ini bagian dari misi kita untuk ajak semua masyarakat bersama-sama optimis. Dari media punya komitmen yang sama untuk jasa stabilitas sosial politik,” ucapnya.

Sementara itu, dalam kondisi kedukaan di dunia sepakbola di mana ratusan orang meninggal dunia saat kerusuhan paling berdarah membelah Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (1/10/2022) lalu, Enggartiasto mengatakan, pihaknya amat prihatin atas musibah tersebut.

“Kita sangat prihatin, di tengah upaya yang sudah ada titik terang dan membuahkan hasil, dari berbagai olahraga, seperti dari Mandalika. Kita harus lakukan evaluasi. Jangan jadikan hal itu sebagai hal yang membuat kita pesimis, kita mundur setapak untuk maju dua tapak,” tegas ia.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia