Kamis, 14 Mei 2026

Bicara IKN di Hadapan Pengusaha, Jokowi: Selamat Datang di Masa Depan Indonesia

Penulis : Lenny Tristia Tambun
18 Okt 2022 | 21:11 WIB
BAGIKAN
Presiden Jokowi pada pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022, Jakarta, Kamis (13/10/2022).
Presiden Jokowi pada pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022, Jakarta, Kamis (13/10/2022).

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membicarakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di hadapan para pengusaha lokal dan asing yang hadir dalam acara pre-market sounding proyek IKN yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022). Jokowi mengatakan, IKN adalah masa depan Indonesia.

“Malam hari ini, saya ingin berbicara mengenai IKN. Selamat datang di masa depan Indonesia,” kata Jokowi.

Ia menegaskan, perpindahan IKN bukan hanya sekadar memindahkan gedung kementerian, Istana Presiden dan juga bukan memindahkan gedung Istana Wakil Presiden. “Bukan fisik yang kita pindahkan, tetapi yang kita ingin bangun adalah budaya kerja baru, mindset baru dan IKN mindset ekonomi baru,” ujar Jokowi.

Indonesia sebagai negara besar, kata Jokowi, harus berani melangkah dan mempunyai agenda besar demi kemajuan negara. Jika Indonesia tidak berani bertransformasi dari sekarang, maka sampai kapanpun Indonesia akan sulit menjadi negara maju.

ADVERTISEMENT

“Kembali lagi, kita ingin menghadirkan pembangunan yang Indonesia sentris bukan Jawa sentris. Karena Indonesia ini bukan hanya Jawa. Indonesia ini memiliki 17.000 pulau, 514 kabupaten dan kota, 34 provinsi yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujar Jokowi.

Tetapi, lanjut Jokowi, saat ini 58% dari produk domestik bruto (PDB) masih terpusat di Pulau Jawa. Tidak hanya itu, 56% populasi Indonesia atau sekitar 149 juta penduduk ada di Pulau Jawa atau bermukim di Pulau Jawa.

“Betapa Pulau Jawa ini sangat terbebani dengan jumlah yang sangat besar itu. Itulah kenapa, sering saya sampaikan, Indonesia perlu keadilan ekonomi. Sekali lagi, ada 17.000 pulau, bukan hanya satu pulau. Jadi perlu kesetaraan pembangunan, perlu pemerataan pembangunan. Ini yang ingin kita hadirkan, yaitu dengan membangun Ibu Kota Nusantara,” jelas Jokowi.

Editor: Nasori

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 55 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia