Bio Farma Raih Penghargaan Primaniyarta
JAKARTA, investor.id – Bio Farma kembali meraih penghargaan Primaniyarta dalam kategori Eksportir Produk Inovatif di ajang Trade Expo International (TEI) pada 19 Oktober 2022. Penghargaan Primaniyarta merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi di bidang ekspor dan menjadi teladan bagi eksportir lainnya.
“Kami harap Trade Expo Indonesia yang ke-37 dapat menjadi titik balik kembalinya geliat ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19,” ungkap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam keterangan pers, Senin (1/11/2022).
Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma Yuliana Indriati menjelaskan, Bio Farma, yang fokus pada produksi vaksin dan produk kesehatan, telah berkarya di Indonesia selama 132 tahun. Saat ini produk Bio Farma diekspor ke lebih dari 153 negara, seperti vaksin campak, polio, tetanus, hepatitis B dan lain-lain. Untuk vaksin polio sendiri, Bio Farma berhasil memenuhi 70% kebutuhan vaksin polio dunia.
“Bio Farma menjadi satu-satunya BUMN yang mendapatkan penghargaan Primaniyarta 2022,” ucapnya.
Dalam hal ekspor, lanjut dia, Bio Farma memiliki peran, guna ikut serta dalam mewujudkan global health security dengan menyediakan vaksin yang berkualitas dengan standar WHO dan meningkatkan peran Indonesia di negara berkembang yang tergabung dalam Developing Countries Vaccine Management Network (DCVMN) dan Organization of Islamic Cooperation (OIC) untuk menghasilkan vaksin yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






