Jumat, 15 Mei 2026

Menko Airlangga: Ekonomi RI Masih Akan Bersinar pada 2023

Penulis : Bella Evanglista
23 Nov 2022 | 22:07 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat hadir sebagai bintang tamu dalam program ‘Obrolan Malam Fristian’ di BTV, Rabu (23/11/2022). (B-Universe Photo/Uthan AR)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat hadir sebagai bintang tamu dalam program ‘Obrolan Malam Fristian’ di BTV, Rabu (23/11/2022). (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Isu resesi global belakangan ini menyeruak dan menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan. Sebab resesi global yang diperkirakan terjadi pada tahun depan bisa dialami negara manapun.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia kemungkinan masih jauh dari resesi. Justru, negara dengan 17.504 pulau ini dianggap sebagai titik terang di tengah kegelapan.

"Indonesia menjadi bright spot in the dark. Jadi, pertumbuhan ekonomi di Asean diperkirakan 5% dan Indonesia berhasil mencapai di atas 5,2%. Ini berbeda dengan pencapaian negara-negara lain. Indonesia sepertinya agak jauh dari resesi," kata Airlangga, saat hadir sebagai bintang tamu dalam program ‘Obrolan Malam Fristian’ di BTV, Rabu (23/11/2022).

ADVERTISEMENT
Menko Airlangga: Ekonomi RI Masih Akan Bersinar pada 2023
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (keenam kanan) berpose bersama Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita (ketujuh kanan), CEO B-Universe Rio Abdurachman (tengah), Managing Director B-Universe Apreyvita Wulansari (ketiga kanan), News Gathering Manager B-Universe Fristian Griec (kiri), dan Pemimpin Redaksi Investor Daily Primus Dorimulu (keempat kiri), serta jajaran redaksi lainnya saat kunjungan media di kantor B-Universe di Jakarta, Rabu 23 November 2022. Dalam kunjungan tersebut, Airlangga Hartarto berkesempatan menjadi narasumber di BTV. (B-Universe Photo/Uthan AR)

Menurutnya, hal ini terjadi karena Indonesia disokong oleh ekspor yang cukup besar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia selama Januari hingga Oktober 2022 menyentuh angka yang fantastis, yaitu US$ 24,81 miliar.

"Adapun nilai ekspor yang tinggi tersebut ditopang oleh berbagai komoditas mineral, salah satunya batu bara," kata Airlangga.

Di sisi lain, Airlangga juga mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia masih akan bersinar pada tahun 2023, karena kemampuan negara yang berhasil mengendalikan angka inflasi.

"Selain itu, kita juga relatif bisa mengendalikan inflasi di level 5,7%. Ini menjadi indikasi yang baik," pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia