Jumat, 15 Mei 2026

2023, OJK Mulai Mengalokasikan Anggaran untuk Pindah ke IKN

Penulis : Zsazya Senorita
25 Nov 2022 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Tangkapan layar)
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Tangkapan layar)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut tahun depan akan mulai mengalokasikan anggaran untuk pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas dua kali lipat BSD (bumi serpong damai) yang didedikasikan untuk pusat keuangan (financial center) di IKN.

“Tahun depan OJK mulai mengalokasikan anggaran tahun depan. Untuk siap pindah ke Ibu Kota Nusantara pada tahun 2024,” ujar Mahendra pada CEO Networking (CEON) 2022 bertema Strengthening Economics Growth in Dynamics Conditions, Kamis (24/11/2022).

Dia menegaskan, rencana tersebut dilatarbelakangi amanat Undang-Undang No. 21/ 2011 tentang OJK, pasal 3 yang berbunyi OJK berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Menurut Mahendra, regulasi tersebut harus dijalankan karena bila tidak, ada UU yang dilanggar.

ADVERTISEMENT

“Ini UU Republik Indonesia, jangan ditanya siapa yang harus ikut dan harus patuh, sudah pasti kita semua,” ajaknya kepada sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) yang hadir.

Sebagai informasi, CEON 2022 diselenggarakan dalam rangka 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia ini, turut dihadiri stakeholders PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

“Jadi daripada kita tidak mendukung dan tidak complies terhadap UU Republik Indonesia, please make sure you all also participate dan ikut mengamankan UU itu, seperti kami (OJK),” sambung Mahendra.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyarankan sejumlah pimpinan lembaga jasa keuangan di Indonesia untuk fokus terhadap komitmen bersama secara nasional, bukan mendiskusikan stagflasi, the Fed, atau sibuk pada masalah negara lain.

“Kalau nanti bursa, KSEI, KPEI, dan para anggota semua mau ke sana, saya bisa ikut nganterin.” gurau Mahendra.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia