Jumat, 15 Mei 2026

Ungkit Adani di India, Jokowi: Hati-hati

Penulis : Thresa Sandra Desfika
6 Feb 2023 | 10:02 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo. (Ist)
Presiden Joko Widodo. (Ist)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan akan pentingnya perlindungan yang pasti bagi masyarakat atas produk jasa keuangan.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023, Senin (6/2/2023).

“Saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan, baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online,  yang namanya investasi, yang namanya tur haji dan umrah. Betul-betul pengawasannya harus detaik. kita ini gak bisa sekarang kerjanya makro, gak bisa. Makro iya, mikro harus detaik. Dicek satu per satu,” ungkap Jokowi.

ADVERTISEMENT

Kepala Negara juga mengingatkan jangan sampai peristiwa besar di luar negeri yang baru saja terjadi, terjadi juga di Indonesia. Peristiwa tersebut terkait dengan Adani.

“Hati-hati ada peristiwa besar. Minggu kemarin Adani di India. Makronya negara bagus, mikronya ada masalah mikro, hanya satu perusahaan, Adani. kehilangan US$ 120 billion. Ilang langsung, dirupiahkan Rp 1.800 triliun. Hati-hati mengenai ini,” papar Presiden.

Karena itu, Presiden menginstruksikan pengawasan yang ketat terkait produk-produk jasa keuangan.

“Pengawasan, pengawasan, pengawasan. Jangan sampai ada yang lolos seperti itu karena goreng-gorengan. Rp 1.800 triliun itu seperempatnya PDB India ilang. Yang terjadi apa? Capital outflow, semua keluar. Yang terjadi apa? Rupee jatuh. Hati-hati mengenai ini. Padahal kondisi makronya bagus. sehingga dilihat betul mana yang suka menggoreng,” tegas Presiden.

“Kalau gorengan itu enak. Kalau menggoreng-goreng kalau pas dapat enak, tapi sekali kepeleset seperti tadi yang saya sampaikan Adani di India,” lanjut Jokowi.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia