Jumat, 15 Mei 2026

Stok Minyakita di Kota Medan Mulai Terbatas

Penulis : Panji Satrio
11 Feb 2023 | 16:03 WIB
BAGIKAN
Minyak goreng Minyakita (Foto: BTV/Roy Triono)
Minyak goreng Minyakita (Foto: BTV/Roy Triono)

JAKARTA, Investor.id - Kelangkaan stok Minyakita yang terjadi di sejumlah wilayah, kini juga dirasakan para pedagang disejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (11/2/2023). Salah satunya terjadi di pasar Tradisional Medan Deli yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Minyakita nyaris kehabisan stok dan terbatas. Para pedagang hanya diberi jatah oleh para agen hanya dua dus kemasan isi dua liter.

Isma, salah satu pedagang mengaku, awalnya pasokan Minyakita dipasar tradisional lancar dan stoknya pun membaik. Namun sejak dua pekan terakhir setiap kios pengambilan dari para agen Minyakita membatasi hanya dua dus kemasan isi dua liter. Sedangkan kemasan yang botolan sudah tidak tersedia, sehingga produk Minyakita cepat habis terjual.

"Alasannya kosong dari sana barangnya, dari distributor alasannya kosong barangnya. Kalau harganya per liternya tetap Rp. 14.000, tetap sama karena kan sudah tertulis di situ. Jadi kalau ukuran yang dua liter jadi Rp 28.000," aku Isma saat ditemui Beritasatu.com, Sabtu (11/2/2023).

Isma juga menjelaskan, Minyakita banyak diminati masyarakat. Bahkan para pembeli beralih ke Minyakita dari produk sebelumnya karena harganya yang lebih murah, praktis dengan kualitas lebih baik dibanding minyak curah yang harganya lebih mahal.

ADVERTISEMENT

"Peminatnya memang lebih banyakan ini (Minyakita), praktis kemudian murah dibandingkan dari minyak curah yang harganya pun Rp 15.000 per liternya,” ujar Isma. Isma berharap, pemerintah menambah stok Minyakita lebih banyak dengan harga lebih murah.

Sementara itu, di Pasar tradisional Petisah yang berada Jalan Kota Baru, Kecamatan Medan Petisah, harga seluruh kebutuhan bumbu dapur dan sayuran yang awalnya merangkak naik kini berangsur normal. Harga cabai merah yang sempat mencapai Rp.65.000 per kilogram kini dijual dengan harga Rp. 40.000 per kilogram.

Tomat yang awalnya Rp 15.000 per kilogram kini dijual Rp 10.000 per kilogramnya. Sedangkan harga sayur mayur yang awalnya naik seratus persen akibat cuaca buruk, kini telah normal kembali.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia