Kamis, 14 Mei 2026

Jalan Terjal Menjadi Raksasa Ekonomi Digital

Penulis : Abdul Muslim / Emanuel Kure
25 Jun 2023 | 09:16 WIB
BAGIKAN
Pekerja melakukan pengecekan jaringan di Kampus Pusat Data H2, Karawang. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)
Pekerja melakukan pengecekan jaringan di Kampus Pusat Data H2, Karawang. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)

Infrastruktur Digital

Yang pasti, peran menara telekomunikasi dan BTS sangat penting dalam penyebaran sinyal internet yang lebih baik. Juga, sangat berpengaruh terhadap kecepatannya. Sebagai contoh, operator XL berhasil menyediakan pengalaman download terbaik di Indonesia dengan kecepatan 20,8 Mbps, disusul Telkomsel 17,6 Mbps. “Ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat bisa meningkatkan kecepatan internet,” kata Arif.

Pemerintah (Kemenkominfo) sebetulnya sudah berupaya keras memenuhi internet yang berkualitas di Tanah Air, di antaranya dengan membangun Palapa Ring sepanjang 12.399 km yang menghubungkan 57 ibu kota kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

Pemerintah juga tengah membangun 9.000-an BTS 4G, dan baru saja meluncurkan satelit Satria-1 untuk memberikan akses internet 150 ribu titik layanan publik wilayah terpencil, serta wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Sisanya, wilayah yang ekonomis secara bisnis, dikerjakan oleh penyelenggara jasa internet dan operator telekomunikasi, baik BUMN maupun swasta.

“APJII bekerja sama dengan pemerintah dan penyelenggara jasa internet untuk memastikan infrastruktur digital, seperti BTS dan satelit, dapat mencapai daerah yang paling membutuhkan. Selain itu, kami berusaha meningkatkan literasi digital masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan teknologi ini dengan maksimal,” papar Arif.

Jalan Terjal Menjadi Raksasa Ekonomi Digital

Karena jaringan internet begitu vital, jangan heran jika Presiden Jokowi memberikan perhatian esktra pada persoalan ini. Presiden telah memerintahkan Plt Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Mahfud MD untuk meneruskan proyek menara 9.000-an BTS 4G di wilayah 3T untuk pemerataan akses telekomunikasi/internet.

Pemerintah memastikan penetapan Menkominfo Johnny G Plate sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi Rp 10 triliunan tak akan menghalangi kelanjutan proyek tersebut. Lagi pula, proyek BTS di wilayah 3T merupakan proyek tahun jamak (multiyears) yang sudah berlangsung sejak 2006. Alhasil, proyek akan semakin merugikan keuangan negara jika tidak dilanjutkan.

“Kalau tidak diteruskan, ya rugi. Oleh sebab itu, proyek itu akan jalan sebagai bagian dari strategi kebijakan nasional di bidang komunikasi dan informasi dengan teknologi yang mutakhir,” tegas Mahfud MD.

Para operator telekomunikasi juga memberikan perhatian khusus pada masalah ini. XL Axiata, misalnya, menganggap masalah tersebut sebagai tantangan untuk terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan dan layanan internet.

“Berbagai upaya tentunya hingga saat ini juga terus kami lakukan, di antaranya dengan meningkatkan kapasitas jaringan, kapasitas transport, transmisi, modernisasi jaringan dan perangkat pendukung, implementasi fiberisasi, dan sebagainya,” ungkap Head of External Communications XL Axiata, Henry Wijayanto.

Jalan Terjal Menjadi Raksasa Ekonomi Digital

XL Axiata terus membangun infrastruktur jaringan di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya luar Jawa, termasuk meningkatkan kapasitas jaringan, modernisasi perangkat, dan fiberisasi. Langkah lainnya yaitu optimalisasi penggunaan spektrum frekuensi, termasuk melalui implementasi 3G shut down.

“Dengan begitu, spektrumnya bisa digunakan untuk mendukung layanan 4G dan kecepatan Internet semakin meningkat,” ucap Henry.

Telkomsel tak mau ketinggalan. Operator ini senantiasa melakukan monitoring secara berkala terhadap seluruh parameter kualitas layanan yang dihadirkan untuk pelanggan untuk menjaga dan meningkatkan kecepatan internet.

Telkomsel juga terus menyesuaikan dan memperbarui jaringan seiring perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas layanan broadband secara menyeluruh. Penambahan BTS 4G pun terus dilakukan untuk memperluas cakupan dan meningkatkan kapasitas serta kualitas jaringan, yang akan semakin mendukung peningkatan pengalaman digital pelanggan.

“Mengutip data Ookla kuartal I-2023, tingkat download layanan broadband Telkomsel mencapai rerata 24,48 Mbps. Itu tercepat dibanding operator lain dan di atas rata-rata download nasional, dengan tingkat latensi mencapai 45 ms atau terendah dibanding operator lain,” ujar Vice President Corporate Communications Telkomsel, Saki Hamsat Bramono. (az)

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 23 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 32 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 50 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia