Survei Consensys: Indonesia Terdepan dalam Transformasi Internet di Asia
JAKARTA, investror.id - Survei global Consensys, perusahaan teknologi perangkat lunak terkemuka dalam bidang Web3, mengungkapkan bahwa perubahan paradigma melalui crypto dan Web3 telah menggerakkan pemberdayaan internet yang berbasis pengguna dan komunitas. Indonesia pun disebut menjadi salah satu negara terdepan dalam mewujudkan transformasi internet di kawasan Asia.
Crypto merupakan mata uang digital yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi transaksi serta mengontrol pembuatan unit mata uang baru. Sedangkan Web3 adalah generasi ketiga dari evolusi teknologi web berbasis blockchain dan punya sistem terdesentralisasi.
Survei Consensys menyebutkan, setiap hari, di mana pun berada, orang-orang pun disebut semakin mengadopsi kekuatan Web3 dan crypto untuk menjadi pengembang dalam internet baru. Consensys baru-baru ini juga telah mengumumkan peluncuran hackathon virtual global yang bertujuan untuk mengumpulkan para builder dari seluruh dunia dan memberi mereka kekuatan untuk membangun solusi masa depan.
Sebanyak 15.158 individu berusia 18-65 tahun dari 15 negara di Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia telah berpartisipasi dalam survei yang didanai dari Consensys dengan pelaksana penelitian oleh grup periset data online dan analitik teknologi, YouGov. Survei bertujuan mengumpulkan pendapat serta mengukur perilaku pengguna Web3, crypto, dan perkembangan internet saat ini.
Survei dilakukan di 15 negara, yaitu Argentina, Brasil, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Meksiko, Nigeria, Afrika Selatan, Korea Selatan, Filipina, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam.
Pendiri dan CEO Consensys Joe Lubin mengatakan, survei itu mengonfirmasi munculnya paradigma kepercayaan terdesentralisasi yang memberdayakan pengguna dan komunitas. Era para builder pun sejalan dengan etos Web3, di mana setiap orang dapat berkontribusi.
“Consensys bertujuan menjadi pengurus yang terpercaya bagi para pembangun dan pengembang, mendukung pemberdayaan komunitas dan dampak positif secara global,” ungkap Lubin, dalam pernyataannya, Senin (3/7/2023).
Penelitian Consensys berusaha untuk mengeksplorasi topik-topik seperti privasi data, jejak karbon crypto, siklus berita terkini, dan kepemilikan digital. Temuan pun menunjukkan bahwa orang-orang di seluruh dunia termotivasi untuk berkontribusi dan yakin memberikan kontribusi yang berharga secara online.
Berdasarkan hasil survei global tersebut, 67% dari responden setuju seharusnya memiliki terhadap apa yang mereka ciptakan secara online. Selain itu, 50% responden percaya memberikan nilai tambah pada internet. Namun, hanya 38% dari mereka merasa mendapatkan imbalan yang setimpal untuk nilai yang diberikan.
Indonesia
Sementara itu, Indonesia, dengan populasi yang mayoritas terdiri atas generasi muda, menjadi salah satu negara yang paling tertarik terhadap Web3. Survei menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat sadar dalam kepedulian terhadap privasi dan keinginan untuk mempunyai hak kepemilikan digital di Asia.
Bahkan, Indonesia menduduki peringkat kedua secara global setelah Nigeria, dengan 92% responden menyatakan bahwa privasi data penting. Masyarakat Indonesia juga menempati peringkat kedua dalam keinginan untuk mendapatkan bagian keuntungan yang diperoleh perusahaan dari data pengguna (81%) serta untuk memiliki kendali yang lebih besar atas data pengguna (89%).
Selain itu, masyarakat Indonesia menunjukkan tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap konsep Web3 dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, seperti Jepang dan Korea.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






