Kamis, 14 Mei 2026

NEC Cetak Rekor 800 Gbps Transmisi Sistem Kabel Optik Bawah Laut

Penulis : Kunradus Aliandu
29 Sep 2023 | 11:24 WIB
BAGIKAN
NEC
NEC

JAKARTA, investor.id - NEC Corporation telah berhasil menyelesaikan uji coba sistem kabel optic bawah laut jarak jauh dengan menggunakan transponder baru, yang berdasarkan penelitian NEC memiliki kinerja transmisi tertinggi hingga 800 gigabit per detik (Gbps).

Uji coba lapangan yang memecahkan rekor ini dilakukan dengan menggunakan kabel bawah laut optik Indonesia Global Gateway (IGG) milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, dan menggunakan transponder terbaru NEC, XF3200. Dalam uji coba lapangan, NEC melakukan transmisi optik pembagian panjang gelombang sinyal optik 800 Gbps sepanjang 2.100 km, yang terpanjang yang pernah tercatat.

Selama uji coba, transponder XF3200 mendukung kapasitas transmisi sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan produk NEC yang saat ini digunakan, menjadikannya perangkat ideal untuk memenuhi permintaan komunikasi internasional yang terus berkembang. Selain itu, desain baru dan penerapan teknologi terkini memungkinkan penghematan ruang, konsumsi daya rendah, skalabilitas tinggi, dan kemudahan servis fleksibel, berkontribusi terhadap total biaya kepemilikan yang lebih rendah.

“Kami berterima kasih kepada Telkom Indonesia atas dukungan penuhnya dalam pencapaian ini yang merupakan pertama kali di dunia,” kata Senior Director, Submarine Network Division, NEC Corporation Yoshihisa Inada dalam keterangannya, dikutip Senin (29/9/2023).

ADVERTISEMENT

Pencapaian ini merupakan konfirmasi atas kepemimpinan NEC dalam sistem transmisi optik ultra-tinggi. Selanjutnya NEC akan terus mengeksplorasi batasan kapasitas, fleksibilitas, dan efektivitas biaya bawah laut yang lebih besar.

Sementara itu, Executive General Manager, Infrastructure Planning Division, Telkom Toto Sugiharto mengatakan, NEC telah menjadi mitra penting bagi Telkom dalam sistem kabel bawah laut selama bertahun-tahun. “Uji coba lapangan ini membuktikan bahwa teknologi transmisi optik bawah laut NEC yang berkualitas tinggi telah berkembang lebih jauh, sehingga membantu memenuhi kebutuhan lalu lintas yang semakin meningkat di seluruh Indonesia,” kata Toto.

NEC telah menjadi vendor global terkemuka dalam bisnis sistem kabel bawah laut selama lebih dari 50 tahun, dan telah membangun lebih dari 400.000 km kabel, mengelilingi bumi hampir 10 kali lipat. NEC telah terbukti sebagai mitra terpercaya di bidang kabel bawah laut sebagai integrator sistem yang menyediakan semua aspek operasi kabel bawah laut, termasuk pembuatan dan pemasangan kabel optik bawah laut dan repeater, penyediaan survei laut dan desain rute, pelatihan dan pengiriman pengujian. Kabel bawah laut diproduksi oleh anak perusahaan NEC, OCC Corporation, dan repeater bawah laut diproduksi oleh NEC Platforms, Ltd.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia