Kamis, 14 Mei 2026

Belanda Siap Dukung Pengelolaan Air IKN

Penulis : Jayanty Nada Shofa
1 Feb 2024 | 18:04 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bertemu dengan Menlu Belanda Hanke Bruins Slot di Den Haag, Rabu (31/1/2024) waktu setempat. (Foto: Dok. Kementerian Luar Negeri)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bertemu dengan Menlu Belanda Hanke Bruins Slot di Den Haag, Rabu (31/1/2024) waktu setempat. (Foto: Dok. Kementerian Luar Negeri)

JAKARTA, investor.id – Belanda menyatakan komitmennya untuk mendukung proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya di bidang perairan.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi usai bertemu dengan Menlu Belanda Hanke Bruins Slot di Den Haag, Rabu (31/1/2024) waktu setempat. Pada kesempatan tersebut, kedua menteri membahas kerja sama antar kedua negara, termasuk di bidang pembangunan IKN.

“Dalam konteks kerja sama bilateral, Menlu Belanda juga menyampaikan kembali komitmen untuk bekerja sama di dalam konteks pembangunan ibu kota baru terutama terkait dengan perairan dan juga sustainable city (kota berkelanjutan),” jelas Retno dalam keterangan persnya usai pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

Retno tidak merinci lagi soal kerja sama Belanda di IKN. Namun pada September lalu, Otorita IKN memang telah meluncurkan kick-off meeting untuk scope study yang fokus pada solusi berbasis alam untuk pengelolaan air. Lembaga riset air asal Belanda Deltares menjadi salah satu badan yang terlibat dalam studi ini. Adapun studi solusi pengelolaan air ini juga didukung oleh pemerintah Belanda melalui Asian Development Bank (ADB).

Kemudian pada Oktober 2023, Otorita IKN juga mengunjungi kantor Deltares di Belanda guna membahas kerja sama mewujudkan konsep kota spons (sponge city). Adapun kota spons adalah konsep pembangunan perkotaan yang bertujuan untuk meminimalisir risiko banjir. Deltares pun menyambut baik rencana kerja adopsi kota spons di IKN.

“Kami tentu sangat senang untuk membantu dan berkolaborasi dengan tim di IKN. Data-data kami sangat terbuka bilamana dibutuhkan,” ujar Regional Manager Asia and Oceania Deltares Tjitte A Nauta, sebagaimana dikutip dari siaran pers Otorita IKN, yang diterbitkan 10 Oktober 2023 lalu.

Pada awal pekan ini, Otorita IKN mengumumkan telah menerima sekitar 350 letter of intent atau surat minat investasi baik dari investor dalam maupun luar negeri. Adapun tahap pertama pembangunan IKN disebut sudah mencapai 71,47%.

Pemerintah RI mencatat Belanda adalah investor asing terbesar ke-8 Indonesia pada tahun 2023. Sepanjang tahun lalu, Belanda menanamkan investasi senilai US$ 1,3 miliar. Ini juga menempatkan Belanda sebagai investor Eropa terbesar di Indonesia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 8 menit yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 13 menit yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Market 26 menit yang lalu

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level ini
National 49 menit yang lalu

Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Dinilai sebagai Langkah Strategis

Pengamat sosial Dr. Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Irjen Pol Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) sebagai Kapolda Metro Jaya merupakan langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan di Jakarta.
Business 1 jam yang lalu

Pengawasan Barcode BBM Perlu Diperketat

Pengawasan distribusi BBM diminta diperketat menyusul antrean panjang dan dugaan penyalahgunaan barcode subsidi.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

DBS Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%

DBS merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi RI tahun 2026 dari 5,3% menjadi 5,1%. Asumsikan aktivitas riil menurun dan ruang fiskal terbatas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia