Stabilisasi Harga Beras Premium Diintensifkan
JAKARTA, investor.id–Pemerintah melalui Perum Bulog mengintensifkan stabilisasi harga beras premium dengan menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke Food Station/Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan para pelaku penggilingan. Sejak November 2023 hingga 23 Februari 2024, Bulog telah mendistribusikan 277.118 ton CBP dalam rangka meredam lonjakan harga beras premium.
Berdasarkan Panel Harga Pangan yang dikelola Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA), harga beras belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Rerata nasional harga beras premium pada 27 Februari 2024 mencapai Rp 16.420 per kilogram (kg), lebih tinggi dari 20 Februari 2024 sebesar Rp 16.160 per kg dan melesat jauh dibandingkan sepanjang Februari 2023 sekitar Rp 13.410 per kg.
Untuk rerata nasional harga beras medium pada 27 Februari 2024 mencapai Rp 14.330 per kg, lebih tinggi dari 20 Februari 2024 sebesar Rp 14.120 per kg dan melesat jauh dibandingkan sepanjang Februari 2023 sekitar Rp 11.760 per kg. Adapun harga eceran tertinggi (HET) di zona I-III untuk beras premium Rp 13.900-14.800 per kg dan medium Rp 10.900-11.800 per kg.
Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), stabilisasi harga beras premium juga harus dilakukan. Untuk itu, Bulog mendapat penugasan dari Bapanas untuk melakukan upaya tersebut dengan mengalihkan beras CBP ke komersial yang kemudian dipasok ke Food Station/PIBC 50 ribu ton dan para pelaku penggilingan padi 150 ribu ton. Penugasan pertama 200 ribu ton telah dituntaskan 100% pada November 2023-Januari 2024.
Lalu, penugasan kedua 200 ribu ton dilakukan pada Februari-Maret 2024, realisasinya per 23 Februari 77.118 ton (39% dari total 200 ribu ton). Dalam paparan Bulog saat Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024 pada 26 Februari 2024, rincian pengalihan CBP ke komersial per Kanwil Bulog untuk seluruh penugasan adalah Sumut 82.024 ton, Sumsel 65.845 ton, Lampung 42.755 ton, Jatim 35.500 ton, Jateng 30.595 ton, Jabar 15.100 ton, Banten 3.300 ton, dan Aceh 2.000 ton.
Menurut Kadiv Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Epi Sulandari, stabilisasi harga beras tidak hanya untuk medium, tapi juga premium. Apalagi, menjelang Puasa-Lebaran 2024, permintaan beras premium, yang umumnya dijual di retail-retail modern, relatif tinggi.
"Kami juga mendapat penugasan menstabilkan harga beras premium, beras ini kita jual di harga maksimal HET premium. Untuk tujuan ini, dilakukan pengalihan CBP ke komersial 200 ribu ton per penugasan, 50 ribu ton untuk memasok Food Station/PIBC dan 150 ribu ton ke penggilingan padi. Penugasan pertama sudah kami selesaikan 200 ribu ton, yang kedua baru 77 ribu ton, ini akan terus dilanjutkan sampai mendekati Puasa-Lebaran karena permintaannya meningkat," tutur Epi.
Kenaikan harga beras premium sudah terjadi sejak tahun lalu. Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita, saat media briefing pelayanan publik dalam kebijakan perberasan menjelang tahun pemilu 2024 yang digelar Ombudsman RI pada 17 November 2023, menyatakan, penugasan stabilisasi harga beras premium dilatarbelakangi oleh pangan pokok jenis itu yang sudah terlalu mahal, kala itu sudah Rp 16 ribu per kg di beberapa wilayah zona I seperti di Jawa.
Satgas Pangan Polri di lapangan pun tidak bisa menangkap pihak-pihak yang menjual beras premium di atas HET karena harga yang mereka dapat memang sudah tinggi. Karena itu, penggilingan-penggilingan padi dan distributor/pengusaha yang mempunyai merek beras, termasuk Food Station/PIBC, dibolehkan mengakses CBP secara komersial dengan syarat bersedia menjualnya tidak boleh di atas HET premium.
Febby menjelaskan, Perum Bulog bekerja sama dengan Satgas Pangan Polri untuk mengawal secara ketat pengeluaran atau penyaluran CBP komersial itu. “Termasuk, siapa yang mendapatkannya, larinya ke mana, downline-nya ke mana. Kami kerja sama ketat dengan Satgas Pangan,” tutur Febby.
Dalam prosesnya, beras Bulog itu boleh dijual langsung 50 kg, boleh di-mixing, dan HET premium dijaga ketat. Mixing dibolehkan karena umumnya CBP impor memiliki taste sepoh dan agak pera, terutama yang dari Thailand dan Vietnam, sehingga harus dicampur dengan beras lokal agar sesuai preferensi konsumen.
Editor: Tri Listiyarini
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

