Kamis, 14 Mei 2026

Bukit Asam Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi

Penulis : Gesa Vitara
18 Mar 2024 | 18:06 WIB
BAGIKAN
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi dari badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi dari badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia.

JAKARTA, investor.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Grup MIND ID, menerima sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi dari badan sertifikasi PT TUV SUD Indonesia. Penyerahan sertifikasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT TUV SUD Indonesia Yuan Handayana kepada Direktur utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail di Jakarta, Jumat (15/3).

Sertifikasi tersebut diberikan karena PTBA telah memenuhi standar dalam mengelola penggunaan energi dan mengukur kinerja energi secara berkelanjutan. Terkait hal ini, Arsal Ismail mengatakan bahwa sertifikasi ISO 50001:2018 merupakan bukti komitmen kuat Perusahaan dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.

"PTBA memiliki visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Karena itu, kami sangat memperhatikan efisiensi energi dan pengurangan emisi dalam kegiatan operasional. Sertifikasi ISO 50001:2018 merupakan pengakuan terhadap komitmen kami pada keberlanjutan lingkungan," kata Arsal.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah program untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi, sesuai dengan roadmap manajemen karbon PTBA hingga 2060.

"Di antaranya, kami mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi elektrik. Beberapa alat berbasis listrik yang telah digunakan PTBA di antaranya Ekskavator Listrik berjenis Shovel PC-3000, Dump Truck sekelas 100 Ton hybrid (Diesel dan Listrik), dan Pompa Tambang berbasis Listrik," ujar Arsal.

PTBA juga telah mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung Enim. Selain itu, Perusahaan menerapkan E-Mining Reporting System, yaitu sistem pelaporan produksi secara real time dan daring sehingga mampu meminimalkan pemantauan konvensional yang menggunakan bahan bakar.

Kemudian melalui Program Eco Inovasi, PTBA menghasilkan efisiensi energi sebesar 380.697 GJ per tahun dan penurunan emisi 95.383 ton CO2e per tahun.

"PTBA akan terus berupaya menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan, salah satunya melalui implementasi sistem manajemen energi yang baik, agar dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, kepatuhan, serta memberikan dampak positif untuk lingkungan," tutupnya.

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 23 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 53 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia