Kamis, 14 Mei 2026

Grup Perbankan Rusia Akuisisi 50% Saham Klub Yacht Indonesia

Penulis : Indah Handayani
2 Nov 2024 | 08:40 WIB
BAGIKAN
Banyuwangi International Yacht Club (BIYC)
Sumber; Ist
Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) Sumber; Ist

JAKARTA, investor.id – Grup Perbankan Rusia dikabarkan mengakuisisi 50% saham Banyuwangi International Yacht Club (BIYC). Transaksi tersbeut ditandai dengan penandatangan Agreement of Intent (LOI) antara kedua belah pihak, sayangnya nama grup perbankan tersebut tidak disebutkan dengan jelas.

Dikutip dari Jumlah transaksinya tersebut juga belum diungkapkan, namun menurut para ahli independen, jumlahnya bisa mencapai setidaknya Rp 14 miliar setara dengan US$ 900 ribu. Tujuan dari proyek investasi ini adalah untuk mengembangkan bisnis pariwisata di bagian timur Pulau Jawa dan mengubah Banyuwangi menjadi pusat yachting.

Peluncuran proyek investasi bersama antara Federasi Rusia dan Republik Indonesia dimulai oleh mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno dalam rangka International Tourism Investment Forum ITIF 2024 di Jakarta. Usai forum, Sandiaga Uno mengunjungi BIYC beberapa kali sebagai bagian dari acara bisnis.

ADVERTISEMENT

Klub kapal pesiar BIYC dibuka pada 2019. Saat ini, klub tersebut dimiliki oleh pembuat kapal terkenal Indonesia John Lundin dan istrinya Lisa. Selain itu, menurut sumber terbuka, 50% sahamnya dimiliki oleh investor swasta Rusia.

Pada tanggal 7 November, pertemuan darurat pemegang saham (RUPSLB) klub kapal pesiar direncanakan, di mana keputusan akhir dapat dibuat untuk memasukkan grup perbankan di antara para pendiri.

Para pemangku kepentingan yakin bahwa investasi dalam bisnis pariwisata akan memperkuat hubungan ekonomi antara Rusia dan Indonesia dan menciptakan kondisi untuk pengembangan lebih lanjut industri pariwisata.

Wisatawan Rusia

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 22 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 52 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia