Jumat, 15 Mei 2026

Menko Pangan Jamin RI Punya Stok Beras 2 Juta Ton hingga Akhir 2024

Penulis : Alfida Rizky Febrianna
4 Nov 2024 | 16:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) berbicang dengan Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono (kiri) saat meninjau Gudang Bulog di kawasan pergudangan Bulog Sunter Timur, Jakarta, Senin (4/11/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) berbicang dengan Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono (kiri) saat meninjau Gudang Bulog di kawasan pergudangan Bulog Sunter Timur, Jakarta, Senin (4/11/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengklaim stok cadangan beras pemerintah akan mencapai 2 juta ton hingga akhir 2024. Hal tersebut disampaikan usai melakukan pengecekkan di Gudang Badan Urusan Logistik (BULOG) di Sunter Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas didampingi oleh Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono. Keduanya memastikan stok cadangan beras hingga tahun ini dan tahun depan aman dan terjamin.

“Tadi saya rapat di kantornya Dirut Bulog, semua persiapan untuk tahun depan dan tahun ini sudah sangat siap dan baik. Tetapi kita perlu juga meyakinkan, agar publik juga bisa melihat di lapangan. Kita lihat memang stok beras kita sekurang-kurangnya akhir tahun ini bisa 2 juta ton,” ungkap Zulhas, Senin (4/11/2024).

ADVERTISEMENT

Zulhas menjelaskan, stok cadangan beras tersebut tersedia di seluruh gudang Bulog. Dia berujar, Bulog memiliki 1.508 gudang dengan kapasitas 4 juta ton beras.

“Barangnya dimana? Disini saja ada 140 ribu ton beras, itu baru satu tempat. Sedangkan, Bulog punya 1.500 lebih gudang, kapasitas 4 juta. Jadi, stok beras kita sangat aman dan cukup,” ucap dia.

Zulhas mengatakan, pedagang dan masyarakat lainnya tak perlu khawatir kekurangan cadangan beras. Dia menegaskan, pasokan beras hingga akhir tahun dipastikan akan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Apalagi nanti tahun depan, dengan program kita sawah baru, intensifikasi dan lain-lain sudah juga berjalan dengan baik,” pungkas Menko Pangan Zulhas.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 15 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia