Jumat, 15 Mei 2026

LPDB-KUMKM Perkuat Permodalan Koperasi Produktif di Program Makan Bergizi Gratis

Penulis : Gesa Vitara
18 Nov 2024 | 15:48 WIB
BAGIKAN
LPDB-KUMKM mendukung program strategis pemerintah dalam mendorong tumbuh kembangnya koperasi di Indonesia.
LPDB-KUMKM mendukung program strategis pemerintah dalam mendorong tumbuh kembangnya koperasi di Indonesia.

SUKABUMI, investor.id - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus berkomitmen mendukung pertumbuhan koperasi produktif di Indonesia, khususnya yang terlibat dalam program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperkuat permodalan koperasi-koperasi sektor pangan tersebut dengan penyaluran dana bergulir.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo menyatakan, LPDB-KUMKM mendukung program strategis pemerintah dalam mendorong tumbuh kembangnya koperasi di Indonesia. 

"Kami melihat ini sebagai peluang besar bagi koperasi-koperasi sektor pangan untuk berkembang dan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Melalui penyaluran dana bergulir, kami berupaya memperkuat permodalan koperasi-koperasi ini agar mampu meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi produk-produk pangan yang berkualitas," kata Supomo.

ADVERTISEMENT

Supomo lebih lanjut menjelaskan, beberapa koperasi sektor pangan telah menjadi mitra strategis LPDB-KUMKM, seperti KPBS Pengalengan yang fokus pada produksi susu, serta Kopontren Al-Ittifaq yang memproduksi sayuran dan buah-buahan. 

"Selain itu, di berbagai wilayah di Indonesia, banyak koperasi-koperasi sektor pangan lainnya yang telah menjadi mitra LPDB-KUMKM dengan komoditas unggulan daerah masing-masing, mulai dari tebu, padi, hingga tanaman pangan lainnya," ungkap Supomo.

Supomo menambahkan, pihaknya optimis bahwa dengan dukungan permodalan yang memadai, koperasi-koperasi sektor pangan ini akan semakin tumbuh dan berkembang, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. 

"LPDB-KUMKM senantiasa mendukung tumbuh kembangnya koperasi-koperasi di Indonesia, terlebih dengan adanya beberapa program strategis pemerintah Kabinet Merah Putih yang melibatkan koperasi," jelas Supomo.

Menurutnya, dengan memperkuat permodalan koperasi produktif, LPDB-KUMKM berharap dapat mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Koperasi Mitra LPDB-KUMKM Siap Perkuat Program MBG

Adapun, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi bersama dengan jajaran Kementerian Koperasi dan juga Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo melalukan peninjauan pelaksanaan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi.

Menkop Budi Arie menekankan pentingnya keterlibatan koperasi dalam penyediaan bahan baku seperti telur, beras, susu dan lainnya hingga terlibat dalam distribusinya pada program MBG. Oleh sebab itu dia meminta agar dilakukan validasi koperasi-koperasi aktif yang siap untuk terlibat dalam program tersebut.

"Kita harap koperasi menjadi bagian dari ekosistem ini sehingga harus diorganisir secara bagus karena ini program nasional yang memiliki multiplayer effect yang sangat besar bagi masyarakat," ujar Menkop Budi Arie.

Selain melakukan peninjauan tersebut, Menkop Budi Arie juga melakukan kunjungan ke Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq di Ciwidey Kabupaten Bandung yang dinilai siap untuk menyukseskan program MBG. 

Sementara itu, Menkop dan jajaran juga berkunjung ke Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pengalengan untuk memastikan bahwa koperasi ini siap menjadi suplier utama susu segar untuk pelaksanaan program MBG khususnya untuk di wilayah Bandung Selatan.

"Saya juga berkomitmen untuk pembiayaan melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) terutama akses permodalan akan kita tingkatkan, yang penting dikelola dengan baik," jelas MenKop Budi Arie Setiadi.

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia