Pemerintah Stop Impor 4 Komoditas Demi Swasembada Pangan
MAKASSAR, investor.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pemerintah tetap akan menutup impor empat komoditas, yakni beras, jagung, garam, dan gula meski pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan.
Hal itu disampaikannya usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Kementrian dan Pemerintah Daerah bersama 24 kepala daerah seSulawesi Selatan di Baruga Patingalloang, kompleks rumah dinas Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025).
"Tahun ini kita juga tidak impor lagi garam, gula, jagung atau empat komoditas," ujarnya.
Zulhas mengatakan penutupan keran impor beras tidak akan mengganggu pelaksanaan program MBG sebab pemerintah saat ini sedang berusaha meningkatkan produksi empat komoditi pangan.
Zulhas berkeyakinan Indonesia akan swasembada pangan tahun 2025 ini. Untuk itu, dengan menutup keran impor beras dan tiga komoditi lainnya bagian dari mendukung swasembada pangan.
"Dengan tidak perlu impor, swasembada pangan akan kita capai. Kita perlu kerja keras," tandasnya.
Dalam rakor tersebut, hadir pula Mentri Pertanian Amran Sulaiman, Mentri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri PU Dody Hanggodo serta Wamendagri Bima Arya, Wamen KKP Didit Herdiawan dan Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo.
Rakor membahas isu strategis terkait pangan nasional, utamanya rencana pemerintah menutup impor empat komoditi serta menargetkan swasembada pangan tahun 2025.
Dengan target besar tersebut, Zulhas meminta seluruh Kementrian dan perangkat daerah untuk bekerja sama mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Kita kerja keras, kita rapat koordinasi agar seluruhnya termasuk Bupati dan Gubernur satu pemikiran," tuturnya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






