Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Stop Impor 4 Komoditas Demi Swasembada Pangan

Penulis : Ifan Ahmad
17 Jan 2025 | 19:01 WIB
BAGIKAN
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memimpin rapat koordinasi Lintas Kementrian dan Pemerintah Daerah bersama 24 kepala daerah se-Sulawesi Selatan di Baruga Patingalloang, kompleks rumah dinas Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025).
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memimpin rapat koordinasi Lintas Kementrian dan Pemerintah Daerah bersama 24 kepala daerah se-Sulawesi Selatan di Baruga Patingalloang, kompleks rumah dinas Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025).

MAKASSAR, investor.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pemerintah tetap akan menutup impor empat komoditas, yakni beras, jagung, garam, dan gula meski pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan.

Hal itu disampaikannya usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Kementrian dan Pemerintah Daerah bersama 24 kepala daerah seSulawesi Selatan di Baruga Patingalloang, kompleks rumah dinas Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025). 

"Tahun ini kita juga tidak impor lagi garam, gula, jagung atau empat komoditas," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Zulhas mengatakan penutupan keran impor beras tidak akan mengganggu pelaksanaan program MBG sebab pemerintah saat ini sedang berusaha meningkatkan produksi empat komoditi pangan.

 Zulhas berkeyakinan Indonesia akan swasembada pangan tahun 2025 ini. Untuk itu, dengan menutup keran impor beras dan tiga komoditi lainnya bagian dari mendukung swasembada pangan.

"Dengan tidak perlu impor, swasembada pangan akan kita capai. Kita perlu kerja keras," tandasnya.

Dalam rakor tersebut, hadir pula Mentri Pertanian Amran Sulaiman, Mentri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri PU Dody Hanggodo serta Wamendagri Bima Arya, Wamen KKP Didit Herdiawan dan Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Rakor membahas isu strategis terkait pangan nasional, utamanya rencana pemerintah menutup impor empat komoditi serta menargetkan swasembada pangan tahun 2025.

Dengan target besar tersebut, Zulhas meminta seluruh Kementrian dan perangkat daerah untuk bekerja sama mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Kita kerja keras, kita rapat koordinasi agar seluruhnya termasuk Bupati dan Gubernur satu pemikiran," tuturnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 38 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia