Jumat, 15 Mei 2026

Basuki Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Berdampak Pada Pembangunan IKN

Penulis : Fuad Iqbal
14 Feb 2025 | 16:40 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan OIKN, Basuki Hadimuljono di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN, di Kalimantan Timur, Jumat (14/2/2025). (B-Universe Photo/Fuad Iqbal)
Kepala Badan OIKN, Basuki Hadimuljono di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN, di Kalimantan Timur, Jumat (14/2/2025). (B-Universe Photo/Fuad Iqbal)

IKN, investor.id – Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono memastikan bahwa efisiensi anggaran sebesar Rp 1,1 triliun tak berdampak pada progres pembangunan infrastruktur di wilayah Ibu Kota Nusantara atau IKN. Meski saat ini tersisa anggaran sebesar Rp 4,2 triliun dari sebelumnya Rp 6,3 triliun, namun jatah anggaran untuk pembangunan infrastruktur IKN dipastikan tetap ada dan tidak akan tersentuh.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono usai mendampingi perwakilan delegasi dari 20 negara sahabat, melakukan penanaman pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN, di Kalimantan Timur, Jumat (14/2/2025).

Basuki mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di IKN merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat menggelar Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta pada 21 Januari dan 3 Februari 2025 lalu. Pemangkasan anggaran yang telah dilakukan melalui restrukturisasi, hanya memangkas ‘lemak-lemak’ didalam anggaran, sehingga anggaran yang ada bisa semakin dimaksimalkan.

ADVERTISEMENT

“Kalau IKN insyaallah, karena presiden yang sudah perintahkan sendiri kan, dalam Ratas 21 Januari dan 3 Februari 2025 kemarin. Yang dipangkas itu kalau yang di komunikasi itu, lemak-lemaknya, kalau yang namanya otot-ototnya tetap ada disitu,” ujar Basuki di IKN, Jumat (14/2/2025).

Menurut Basuki, ‘lemak-lemak’ yang dimaksud adalah anggaran-anggaran yang dirasa belum terlalu dibutuhkan, seperti perjalanan dinas, seminar-seminar, dan juga kajian-kajian, baik didalam atau puun luar negeri.

Oleh sebab itu, Basuki pun memastikan meski anggaran tersisa Rp 4,2 triliun, dana yang ada akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di IKN, seperti pembangunan akses jalan, dan infrastruktur lainnya.

“Jadi kalau infrastruktur kalau IKN anggaran awalnya Rp 6,3 T yang sekarang setelah restrukturisasi anggaran, dipotong Rp 1,1 T, yang Rp 1,1 T itu perjalanan dinas, seminar, kajian-kajian, tapi yang Rp 4,2 T itu tetap untuk jalan, MUT, infrastrukturnya tetap ada, enggak di utak-atik,” tegas Basuki.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia