Basuki Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Berdampak Pada Pembangunan IKN
IKN, investor.id – Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono memastikan bahwa efisiensi anggaran sebesar Rp 1,1 triliun tak berdampak pada progres pembangunan infrastruktur di wilayah Ibu Kota Nusantara atau IKN. Meski saat ini tersisa anggaran sebesar Rp 4,2 triliun dari sebelumnya Rp 6,3 triliun, namun jatah anggaran untuk pembangunan infrastruktur IKN dipastikan tetap ada dan tidak akan tersentuh.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono usai mendampingi perwakilan delegasi dari 20 negara sahabat, melakukan penanaman pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN, di Kalimantan Timur, Jumat (14/2/2025).
Basuki mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di IKN merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat menggelar Rapat Terbatas di Istana Negara Jakarta pada 21 Januari dan 3 Februari 2025 lalu. Pemangkasan anggaran yang telah dilakukan melalui restrukturisasi, hanya memangkas ‘lemak-lemak’ didalam anggaran, sehingga anggaran yang ada bisa semakin dimaksimalkan.
Baca Juga:
Erdogan Siap Dukung Prabowo Bangun IKN“Kalau IKN insyaallah, karena presiden yang sudah perintahkan sendiri kan, dalam Ratas 21 Januari dan 3 Februari 2025 kemarin. Yang dipangkas itu kalau yang di komunikasi itu, lemak-lemaknya, kalau yang namanya otot-ototnya tetap ada disitu,” ujar Basuki di IKN, Jumat (14/2/2025).
Menurut Basuki, ‘lemak-lemak’ yang dimaksud adalah anggaran-anggaran yang dirasa belum terlalu dibutuhkan, seperti perjalanan dinas, seminar-seminar, dan juga kajian-kajian, baik didalam atau puun luar negeri.
Baca Juga:
IKN Telan Rp 40 Triliun Tahun 2024Oleh sebab itu, Basuki pun memastikan meski anggaran tersisa Rp 4,2 triliun, dana yang ada akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di IKN, seperti pembangunan akses jalan, dan infrastruktur lainnya.
“Jadi kalau infrastruktur kalau IKN anggaran awalnya Rp 6,3 T yang sekarang setelah restrukturisasi anggaran, dipotong Rp 1,1 T, yang Rp 1,1 T itu perjalanan dinas, seminar, kajian-kajian, tapi yang Rp 4,2 T itu tetap untuk jalan, MUT, infrastrukturnya tetap ada, enggak di utak-atik,” tegas Basuki.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler




