UMKM Harus Terus Didorong Optimalkan Marketplace untuk Memperluas Pasar
JAKARTA, investor.id-Peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia diperlihatkan dari kontribusinya sebanyak lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja, dan sampai saat ini jumlah UMKM mencapai lebih dari 64 juta unit usaha.
Kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional Indonesia mencapai sekitar 15,7% dari total ekspor. Kontribusi UMKM terhadap ekspor tersebut akan terus ditingkatkan sehingga akan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekspor sekitar 9% dalam lima tahun mendatang.
Baca Juga:
PPI Latih UMKM Tembus Pasar EksporMarketplace berbasis komunitas kini berperan penting sebagai katalis pertumbuhan UMKM dengan memberikan akses yang lebih luas ke pasar.
Melalui platform ini, UMKM dapat menampilkan produknya kepada jutaan konsumen potensial. Selain itu, marketplace juga menyediakan berbagai fitur yang memudahkan transaksi, seperti sistem pembayaran yang aman, logistik yang terintegrasi, dan layanan pelanggan yang responsif. Dengan demikian, UMKM dapat fokus pada pengembangan produk dan peningkatan kualitas layanan.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis UMKM, Toco, marketplace berbasis komunitas pertama di Indonesia meluncurkan Sertifikat Bebas Biaya Admin yang memberikan keuntungan besar bagi seller serta layanan Gratis Ongkir bagi pelanggan setianya.
Sertifikat resmi bebas biaya admin merupakan dokumen resmi yang menjamin bahwa seller tidak perlu membayar biaya admin saat berjualan di platform Toco. Sertifikat ini ditandatangani langsung oleh founder sekaligus CEO dari Toco, Arnold Sebastian Egg yang akrab disapa Arno.
“Tahun 2025 menjadi momentum besar bagi Toco dalam memberikan inovasi terbaik bagi para penjual dan pembeli, serta mendukung pertumbuhan UMKM dan bisnis online di Indonesia, ” kata CEO dari Toco, Arnold Sebastian Egg yang akrab disapa Arno dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Adanya sertifikat ini, kata dia, Seller tidak perlu lagi membayar biaya administrasi untuk setiap transaksi yang dilakukan di platform Toco.
“Keuntungan ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan margin keuntungan yang lebih besar dan meningkatkan daya saing di pasar e-commerce, " jelas Arno.
Sejumlah gebrakan di awal tahun ini, lanjut dia, menunjukkan komitmen Toco.id dalam menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih adil dan menguntungkan bagi semua pihak.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi digital terus menguat tersebut, Google memprediksi Gross Merchandise Value (GMV) atau nilai penjualan kotor barang dan jasa Indonesia di 2030 bisa mencapai antara US$ 200-360 miliar (sekitar Rp3,1-5,6 kuadriliun).
Secara keseluruhan pengukuran capaian ekonomi digital dalam riset terbaru itu dilakukan melalui enam sektor yaitu e-commerce, pengantaran dan pengiriman makanan, transportasi online, online travel, online media, dan layanan keuangan digital.
Dari keenam sektor tersebut, e-commerce masih menjadi penyumbang terbesar untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di 2024 dengan nilai hingga akhir tahun yang bisa dicapai yaitu US$ 65 miliar (Rp1,02 kuadriliun).
Program Gratis Ongkir
Selain memberikan keuntungan bagi Seller tanpa biaya admin, aplikasi Toco juga menghadirkan program gratis ongkir di awal 2025 ini yang semakin memudahkan pelanggan dalam berbelanja. Bekerja sama dengan PT Pos Indonesia , Toco memberikan promo gratis ongkir maksimal Rp10.000 tiap pengiriman untuk pembeli yang menggunakan pengiriman PosAja.
“Promo ini 100% gratis atau tidak ada biaya tambahan untuk penjual. Dengan ongkir lebih terjangkau, pembeli tentu jadi makin semangat checkout dan peluang jualan akan makin besar,” kata Arno.
“Dengan adanya inovasi ini, baik penjual maupun pembeli dapat merasakan manfaat lebih saat bertransaksi di Toco.id,” tambahnya.
Hasan Jaidi Tarigan selaku Deputy EVP Regional 2 Jakarta PT Pos Indonesia mengungkapkan, adanya promo gratis ongkir Toco pake PosAja tentunya bisa dimanfaatkan oleh para Seller atau Buyer untuk bisa lebih banyak bertransaksi di Toco.
Sebagai salah satu marketplace yang telah banyak merilis semua produk baik untuk kebutuhan, hobi dan sebagainya.
Optimalisasi dari Toco ini bisa dimanfaatkan juga untuk pemenuhan kebutuhan kebutuhan Ramadan dan hari raya Idul Fitri yang sebentar lagi tiba. Pos Indonesia siap mengambil dan mengantar kiriman sampai ke tujuan.
" Pos Indonesia berterima kasih telah diberikan ruang sebagai kurir partner Toco dengan layanan produk premium dan reguler kami yang mampu menjangkau seluruh wilayah indonesia. Tentunya diharapkan bisa menjembatani pengiriman barang barang pesanan para buyer yang ada dari Sabang sampai Merauke, " terang Hasan yang juga hadir dalam peluncuran secara simbolik program Gratis Ongkir Toco Pake PosAja di event IFBC bersama Dino Ariyadi Executive Vice President.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






