Jumat, 15 Mei 2026

Belum Ada Kesepakatan Indonesia Beli Minyak Rusia

Penulis : Jayanty Nada Shofa
16 Apr 2025 | 15:39 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov (kanan) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov (kanan) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

JAKARTA, investor.id – Indonesia dan Rusia belum menghasilkan kesepakatan pembelian minyak mentah meskipun Moskow telah mengutus pejabat tinggi pemerintahnya ke Jakarta, pada Selasa (15/4/2025). Sebelumnya, Indonesia—setelah bergabung dengan BRICS—membuka opsi untuk membeli minyak mentah dari Rusia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Januari menyampaikan peluang untuk mulai membeli minyak mentah dari Rusia yang dinilai lebih murah, tak lama setelah Indonesia bergabung dengan BRICS. Rencana itu juga telah disambut positif oleh Moskow.

Beberapa bulan kemudian, Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia Denis Manturov terbang ke Jakarta untuk menjalin hubungan ekonomi yang lebih erat dengan negara Asia Tenggara tersebut. Manturov juga memimpin rapat komisi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pada hari Selasa, 15 April 2025. Namun, belum ada kesepakatan antara Indonesia dan Rusia.

ADVERTISEMENT

“Belum, belum, belum ada (kesepakatan). Kita baru menjajaki dan melihat semua kemungkinannya,” kata Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi di Jakarta, pada Selasa (15/4/2025).

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan kepada pers bahwa memang ada pembicaraan tentang peningkatan perdagangan energi. Namun, pertemuan itu tidak secara khusus merujuk pada impor minyak mentah.

Belum Ada Kesepakatan Indonesia Beli Minyak Rusia
Ilustrasi: Investor Daily

Rencana impor minyak mentah dari Rusia seiring dengan kemampuan Indonesia saat ini yang hanya memproduksi 700.000 barel minyak per hari, hanya separuh dari kebutuhan. Kesenjangan itu memaksa Indonesia mencari sumber minyak asing.

Saat ini, sebagian besar impor minyak Indonesia berasal dari Timur Tengah.

Berpaling dari Rusia, Dekati AS

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 51 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia