Jumat, 15 Mei 2026

Belum Ada Kesepakatan Indonesia Beli Minyak Rusia

Penulis : Jayanty Nada Shofa
16 Apr 2025 | 15:39 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov (kanan) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov (kanan) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Di sisi lain, rencana membeli minyak dari Rusia bisa jadi gugur seiring niat Indonesia berpaling membeli minyak ke AS. Pembelian minyak ke AS ini jadi salah satu tawaran Indonesia dalam negosiasi terkait tarif resiprokal sebesar 32% dari Presiden AS Donald Trump.

Hal ini disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di sela-sela acara Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition 2025, di JICC Senayan, Selasa (15/4/2025). Selain minyak, Indonesia juga menawarkan membeli produk liquefied petroleum gas (LPG) dari AS.

“Kementerian ESDM merekomendasikan mengimpor sebagian minyak dari Amerika, dengan menambah kuota impor LPG kami yang angkanya kurang lebih di atas US$ 10 miliar,” ungkap Bahlil.

ADVERTISEMENT

Bahlil mengungkapkan, alasan penambahan kuota impor dari AS tersebut sebagai langkah resmi pemerintah Indonesia menyeimbangkan surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap AS, seperti yang diharapkan Trump.

“Masalah kita dengan Amerika itu adalah surplus neraca perdagangan. Data BPS mengatakan surplus kita US$ 14,6 miliar. Maunya Amerika seperti apa? Agar neraca perdagangan kita seimbang. Kalau tidak seimbang, maka atas arahan bahwa Presiden Prabowo kepada kami, kami coba mengecek komoditas apa lagi yang bisa kita beli di Amerika,” jelas Bahlil.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 52 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 56 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia