Jumat, 15 Mei 2026

Telur Gabus UMKM Tembus Ritel Modern dan Pasar Ekspor  

Penulis : Harso Kurniawan
26 Mei 2025 | 22:08 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi UMKM Indonesia
Ilustrasi UMKM Indonesia

JAKARTA, Investor.id – Siapa sangka, camilan telur gabus buatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu menembus ritel modern dan pasar global. Ini terjadi pada telur gabus merek Kata Oma. 

Saat ini, Kata Oma dipasar ke 1.000 lebih reseller di seluruh Indonesia, lalu 30 ribu gerai ritel modern. Lalu, pada 2021, produk ini diekspor hingga ke beberapa negara, antara lain Amerika Serikat (AS), Australia, China, Filipina, Kamboja, dan Taiwan. 

“Kini, Kata Oma dalam proses masuk pasar Korea Selatan, Singapura, Kamboja, dan Vietnam, setelah bergabung dengan kelompok usaha Unifam,” demikian dikutip dari dokumen perjalanan Kata Oma, Senin (26/5/2025). 

ADVERTISEMENT

Kata Oma berawal dari kebiasaan seorang nenek yang disapa Oma membuat telur gabus sendiri untuk para cucu. Ternyata, makanan ini digemari setiap kumpul keluarga. 

Lalu, pada 2016, sang Nenek akhirnya membuat produk ini untuk dipasarkan lebih luas dengan merek CoooCok. Lalu pada 2018 merek diubah menjadi Kata Oma Telur Gabus yang masih dipakai sampai sekarang. 

Di luar Kata Oma, ada banyak UMKM yang berpotensi masuk gerai ritel modern. Contohnya, MommyKeiks, camilan tradisional milik Ayu. MommyKeiks menjual aneka kue, seperti pastel, sate lilit, hingga pudding kelapa. 

Ayu merintis bisnis ini sejak tahun 2012. Sejauh ini, tantangan terbesarnya adalah memiliki SDM mumpuni sekaligus mempertahankan rasa, kualitas, dan menambah produk, dengan harga jual terjangkau. 

Alhamdulillah, respons pelanggan cukup baik. Dari testimoni mereka, kami bisa mempertahankan rasa,” kata dia. 

Pesan Ayu kepada para perintis UMKM adalah harus sabar dan memiliki kekuatan mental, mengingat persaingan di pasar makin keras. Intinya, UMKM harus memiliki produk berkarakter kuat agar bisa bersaing. 
 
 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia