Kamis, 14 Mei 2026

Warga Minta Bahlil Lanjutkan Penambangan Nikel di Pulau Gag

Penulis : Yustinus Patris Paat
7 Jun 2025 | 19:19 WIB
BAGIKAN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (tengah) di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/6/2025). (B-Universe Photo)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (tengah) di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/6/2025). (B-Universe Photo)

AKARTA, investor.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan langsung keberadaan tambang nikel di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat Daya. Hal ini menyusul viralnya video kerusakan lingkungan akibat penambangan yang berada di lokasi wisata ikonik tersebut. 

Bahlil justru mendapati respons yang berbeda dengan informasi yang berkembang. Warga yang menyambut kedatangan Bahlil justru ingin tetap melanjutkan operasional PT GAG Nikel. Warga pun mengaku pulau mereka tak rusak sebagaimana isu yang heboh di publik.

"Tidak ada itu Pak isu itu, laut kami bersih, hoaks itu kalau Pulau kami rusak, alam kami baik baik saja Pak," ujar Friska, warga Pulau Gag kepada Bahlil di Sorong, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (7/6/2025).

ADVERTISEMENT

Diketahui, Menteri Bahlil mengunjungi Pulau Gag, Raja Ampat, Sorong, Papua Barat, Sabtu (7/6/2025). Pada kunjungan tersebut, para masyarakat adat Pulau Gag menyambut Bahlil dan meminta untuk melanjutkan operasional GAG Nikel.

Para warga menyambut kedatangan Bahlil dengan bentang spanduk bertuliskan, 'Laut Kami Bersih, Berita Pulau Gag Hancur itu Hoax'. Puluhan warga meminta Bahlil untuk segera mengembalikan operasional Pulau Gag, karena dengan penghentian tersebut, ekonomi masyarakat sekitar terdampak.

"Langit kami biru, laut kami biru, ikan kami melimpah, alam kami kaya," teriak warga sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, Bahlil pun menanyakan kepada warga, "Jadi berita-berita itu benar atau salah? Makanya saya turun sendiri ini," tegas Bahlil. 

Bahlil juga menanyakan kepada warga, "Jadi ditutup atau tidak?" warga pun sontak mengatakan "Jangan tutup pak, kami masih hidup," tegas warga.

Bahlil pun menegaskan bahwa, kedatangannya untuk memastikan semua operasional GAG Nikel berjalan sesuai dengan semestinya tanpa merusak alam.

"Makanya saya datang ke sini untuk memastikan langsung. Kepada seluruh masyarakat juga. Saya melihat secara objektif, apa sih yang sebenarnya terjadi. Saya senang bisa ketemu warga disini," pungkas Bahlil.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 28 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 37 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 54 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia