Demi Program MBG, Pemerintah Permudah Impor Nampan Makanan
JAKARTA, investor.id – Pemerintah merelaksasi aturan impor sejumlah komoditas, termasuk nampan makanan atau food tray, guna mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional. Relaksasi tersebut merupakan bagian dari paket deregulasi tahap pertama yang diumumkan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (30/6/2025).
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, nampan makanan atau food tray termasuk dalam daftar 10 komoditas yang dipermudah proses impornya. Relaksasi ini dilakukan untuk memperlancar pelaksanaan program makan bergizi gratis yang diinisiasi presiden Prabowo.
“Food tray ini adalah produk untuk penunjang program makan bergizi, jadi kita berikan kemudahan untuk memperlancar program pemerintah,” kata Budi.
Menurut Budi, kebijakan relaksasi impor hanya berlaku pada komoditas yang tidak termasuk kategori strategis, barang yang terkait keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup (K3L), serta industri padat karya yang sudah memiliki pengaturan ketat. Barang-barang yang termasuk dalam relaksasi juga dinilai penting untuk menunjang daya saing dan mendorong investasi.
Selain nampan makanan, komoditas lain yang mendapat kemudahan impor antara lain produk kehutanan, pupuk bersubsidi, bahan bakar lain, bahan kimia tertentu, mutiara, alas kaki tertentu, sepeda roda dua dan tiga.
Di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, relaksasi impor menjadi salah satu bagian dari deregulasi tahap pertama. ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional serta memperkuat daya tahan sektor usaha menghadapi ketidakpastian global.
“Kebijakan ini merupakan salah satu kebijakan deregulasi yang menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, terutama untuk menghadapi ketidakpastian dan perkembangan perekonomian global yang tidak bisa diprediksi,” ujar Airlangga.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






