Jumat, 15 Mei 2026

Bahli Usul Lifting Minyak 610 Ribu BOPD pada 2026, Lebih Tinggi dari Target Sri Mulyani

Penulis : Bambang Ismoyo
2 Jul 2025 | 15:50 WIB
BAGIKAN
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (2/7/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (2/7/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan target lifting minyak pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 sebesar 605–610 ribu barrel oil per day (BOPD).

Angka tersebut meningkat jika dibandingkan target APBN 2025 yang sebesar 605 ribu BOPD. Selain itu, target kali ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan asumsi ekonomi makro dalam RAPBN 2026 yang diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yaitu 600–605 ribu BOPD pada Selasa (1/6/2025).

Hal tersebut diungkapkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (2/7/2025).

ADVERTISEMENT

Bahlil mengungkapkan, Kementerian ESDM bersama seluruh pihak tengah mengupayakan produksi minyak siap jual atau lifting minyak, untuk realisasinya dipertahankan. Mengingat, tren lifting minyak RI kerap mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Adapun penurunan yang dimaksud salah satu penyebabnya adalah produksi secara alamiah dari sebuah sumur atau lapangan minyak.

“Untuk tahun 2026, disamping kita berusaha untuk menaikkan lifting minyak, kita juga harus menjaga penurunan yang ada,” ungkap Bahlil Lahadalia di ruang rapat Komisi XII.

Bahlil mengungkapkan, untuk target lifting gas bumi pada RAPBN 2026, pihaknya mengusulkan di angka 953 ribu hingga 1,01 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Sementara untuk lifting minyak berada dikisaran 605–610 ribu BOPD. Namun, angka tersebut masih berupa usulan dan akan dibahas hingga beberapa tahun ke depan.

Bahlil optimis target-target yang telah ditetapkan bakal terealisasi melalui berbagai upaya. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan Indonesia dapat swasembada energi pada tahun 2029-2030 atau lebih cepat.

Lifting minyak bumi kita, kita rencanakan sekitar 605 ribu sampai 610 ribu barrel oil per. Namun apabila ada perkembangan dari rapat kita hari ini, saya persilakan saja,” ucap Bahlil.

Sebelumnya pada Senin (30/6/2025), Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Tri Winarno mengungkapkan, capaian produksi minyak siap jual atau lifting minyak sebesar 600–610 ribu (BOPD) pada tahun 2026. Target ini dipasang lebih optimistis daripada realisasi lifting pada periode Januari-Mei 2025 sebesar 568 ribu BOPD.

Untuk mencapai hal tersebut, Kementerian ESDM berupaya mendorong pencapaian target lifting migas dengan sejumlah strategi. Pertama, peningkatan lifting migas melalui optimalisasi lapangan produksi melalui penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Kedua, melakukan reaktivasi sumur dan lapangan yang menganggur atau belum dioptimalkan, alias idle. Ketiga, implementasi Permen ESDM nomor 14 tahun 2025 yakni tentang kerja sama dengan Mitra untuk peningkatan produksi Migas, khususnya kerja sama operasi/teknologi, kerja sama penanganan sumur masyarakat, dan sumur tua.

“Dan yang keempat adalah pemberian insentif hulu migas kepada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS),” papar Tri Winarno.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia