Jumat, 15 Mei 2026

Pengamat Sebut Pelaku Beras Oplosan Harus Dipidana

Penulis : Juan Guardiola
20 Jul 2025 | 16:22 WIB
BAGIKAN
Petugas memeriksa kualitas beras premium saat inspeksi mendadak (sidak) antisipasi beras oplosan di Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)
Petugas memeriksa kualitas beras premium saat inspeksi mendadak (sidak) antisipasi beras oplosan di Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

JAKARTA, investor.id – Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, Rizal Taufikurahman menilai pelaku beras oplosan yang masih berlenggang di pasaran harus ditindak tegas dengan penegakan hukum pidana.

“Fenomena ini juga mengindikasikan adanya moral hazard dari para pelaku distribusi pangan,” kata Rizal saat dihubungi secara daring, pada Minggu (20/7/2025).

Perilaku moral hazard merujuk kepada tindakan yang merugikan orang lain demi keuntungan pribadi atau kelompok. Penemuan beras oplosan yang tidak sesuai takaran dan melampaui harga eceran tertinggi (HET) tentu merugikan para konsumen.

ADVERTISEMENT

Rizal menekankan pentingnya penegakan hukum bagi para pelaku distribusi beras yang terbukti melakukan pengoplosan. Ketika tidak ada sanksi tegas, maka praktik manipulatif itu akan terus berulang saat ini dan di masa mendatang.

Ekonom Indef itu juga mengusulkan dua pendekatan yang disebut paling tepat untuk mencegah terjadinya praktik beras oplosan yang berkelanjutan. Pertama, penegakan hukum yang konsisten bagi setiap pelanggar.

Kedua, evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi dan tata niaga beras, mulai dari hulu (produksi petani) hingga hilir (ritel dan konsumen),” pungkas rizal.

Sejauh ini, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman telah berhasil mengungkap 212 produsen beras di sepuluh provinsi yang diduga melakukan praktik oplos beras. Mentan bekerjasama dengan Satgas Pangan Polri dan Kejaksaan Agung untuk mengambil langkah hukum.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 42 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 44 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia