Jumat, 15 Mei 2026

Proyek IKN Ditarget Rampung 3 Tahun Lagi, Disusul Keppres Pemindahan Ibukota

Penulis : Bella Evanglista Mikaputri
25 Jul 2025 | 19:35 WIB
BAGIKAN
Mensesneg Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa)
Mensesneg Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek ibukota baru ini ditarget rampung sekitar 3 tahun ke depan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah terbuka terhadap semua masukan, namun tetap fokus menyelesaikan pembangunan sesuai rencana.

“Tentu kita menerima semua pendapat dan masukan. Tetapi sebagaimana yang sudah pernah pemerintah sampaikan, sampai hari ini pemerintah tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan IKN secepat-cepatnya,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (25/7/2025).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Otorita IKN saat ini tengah bekerja keras sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh sarana dan prasarana inti bisa diselesaikan dalam waktu tiga tahun ke depan.

“Kemarin hitung-hitungannya, kurang lebih kita berharap dalam tiga tahun ke depan bisa selesai sarana-prasarana yang diperlukan untuk menjalankan pemerintahan, baik fungsi eksekutif, legislatif, maupun yudikatif,” jelas dia.

Pria yang akarab disapa Pras itu menambahkan, Keppres pemindahan ibu kota baru akan ditandatangani setelah infrastruktur dasar siap digunakan. “Ini adalah syarat yang kita rasa harus ada sebelum Bapak Presiden menandatangani Keppres Pemindahan Ibu Kota,” tegasnya.

Prasetyo juga menanggapi usulan yang berkembang soal IKN, seperti wacana agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mulai berkantor di IKN, hingga usulan agar BUMN memindahkan kantor ke ibu kota baru. Ia menegaskan bahwa pemerintah, pada prinsipnya, baru menerima masukan-masukan tersebut dan belum mengambil keputusan baru.

“Tentu kita menerima semua masukan itu. Tetapi sebagaimana yang sudah pernah disampaikan bahwa sampai hari ini: pemerintah tetap berkomitmen sesuai dengan rencana yaitu menyelesaikan pembangunan IKN secepat-cepatnya,” tegas Prasetyo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia