Chandra Asri Group Raih Penghargaan Industri Hijau 2025, Bukti Komitmen Dekarbonisasi dan Ekonomi Sirkular
JAKARTA, investor.id – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan terkemuka di sektor energi, kimia, dan infrastruktur, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan pada ajang Industri Hijau 2025. Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian RI ini mengakui upaya Chandra Asri dalam transformasi menuju industri hijau.
Dalam kategori ini, pabrik Chandra Asri di Pulo Ampel berhasil meraih peringkat pertama, sementara pabrik di Ciwandan menempati peringkat keempat. Pencapaian ini membuktikan komitmen perusahaan dalam mendorong agenda dekarbonisasi dan keberlanjutan.
Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group, Edi Rivai menegaskan konsistensi perusahaan dalam membangun industri rendah karbon dan ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia.
"Langkah ini sangat penting untuk mendukung target net zero emission 2060 dan meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global yang semakin menuntut bisnis berkelanjutan. Keberhasilan dalam menurunkan jejak karbon dan mengembangkan solusi ekonomi sirkular menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan industri di masa depan,” kata Edi.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, turut menekankan pentingnya transformasi menuju industri hijau.
“Saat ini, industri manufaktur menghadapi tantangan besar, mulai dari dinamika geopolitik, geoekonomi, hingga tuntutan global terkait penurunan emisi gas rumah kaca. Untuk itu, transformasi menuju industri hijau tidak boleh dipandang sebagai cost, melainkan sebuah investasi dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Agus.
Melalui penghargaan ini, Chandra Asri Group memperkuat posisinya sebagai industri yang berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata terhadap agenda pemerintah dalam mencapai target dekarbonisasi nasional.
Langkah Nyata Menuju Industri Hijau
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Chandra Asri Group dalam menurunkan emisi karbon sebesar 14,2% sejak tahun 2018. Strategi dekarbonisasi perusahaan mencakup beberapa inisiatif kunci, termasuk efisiensi energi, ekspansi bisnis ramah lingkungan, pemanfaatan energi baru terbarukan, penerapan teknologi rendah karbon, dan implementasi Nature Based Solutions (NBS).
Selain itu, Chandra Asri juga aktif menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui berbagai program pengelolaan sampah. Inisiatif ini antara lain mengubah sampah plastik menjadi minyak pirolisis bernama PLUSRI, menggunakan cacahan plastik bernilai rendah untuk aspal melalui produk CIRCLO, dan memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar alternatif melalui cofiring RDF (refuse-derived fuel).
Upaya-upaya ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Editor: Yurike Metriani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




