Jumat, 15 Mei 2026

Harga Beras Naik di Tingkat Penggilingan, Grosir, hingga Eceran

Penulis : Akmalal Hamdhi
1 Sep 2025 | 15:21 WIB
BAGIKAN
Pekerja menunjukkan beras di salah satu toko beras di Dargo, Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Pekerja menunjukkan beras di salah satu toko beras di Dargo, Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa harga beras mengalami kenaikan di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran pada Agustus 2025. Kenaikan harga ini menjadi salah satu faktor yang menyumbang inflasi, meskipun secara nasional Indonesia mengalami deflasi.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyampaikan bahwa rata-rata harga beras di tingkat penggilingan naik menjadi Rp 14.596 per kg, meningkat 1,87% secara bulanan (month to month/mtm) dan 6,15% secara tahunan (year on year/yoy).

“Secara rata-rata harga beras di penggilingan pada bulan Agustus 2025 tercatat total naik 1,87% secara mtm dan naik sebesar 6,15% yoy,” kata Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (1/9/2025).

Jika beras di penggilingan dipilah berdasarkan kualitas, maka beras premium tercatat naik 2,32% mtm atau naik 5,77% yoy. Sementara beras medium naik 1,46% mtm dan meningkat 6,58% yoy.

ADVERTISEMENT

Tren serupa juga terjadi di tingkat grosir dan eceran. Harga beras grosir naik 0,64% mtm menjadi Rp 14.292 per kg, sementara harga beras eceran naik 0,73% mtm menjadi Rp 15.393 per kg.

Harga Beras Naik di Tingkat Penggilingan, Grosir, hingga Eceran
Perkembangan harga beras hingga Agustus 2025. (Sumber: BPS)

Pudji menjelaskan bahwa kenaikan harga beras ini memberikan andil inflasi sebesar 0,03% terhadap tingkat inflasi nasional dan mencatat inflasi 0,73% pada Agustus 2025.

Hal ini menjadi paradoks karena secara keseluruhan, Indonesia mengalami deflasi 0,08% pada Agustus 2025. Meskipun demikian, tingkat inflasi beras di Agustus ini jauh lebih rendah dibandingkan bulan Juli 2025, yang mencapai 1,35%.

Di tingkat grosir, harga beras terjadi inflasi sebesar 0,64% mtm dan 5,56% yoy. Sedangkan, harga beras di tingkat eceran terjadi inflasi sebesar 0,73% mtm dan 4,24% yoy.

“Sebagai informasi, harga beras yang kami sampaikan ini merupakan rata-rata harga yang mencakup berbagai jenis kualitas dan juga mencakup seluruh wilayah di Indonesia,” tutup Pudji.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia