Jumat, 15 Mei 2026

Mentan Amran: 11 Bulan Pemerintahan Prabowo Tidak Impor Beras

Penulis : Nanda Andrianta
23 Sep 2025 | 13:08 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (B-Universe Photo/Muhammad Farhan)
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (B-Universe Photo/Muhammad Farhan)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, mengungkap prestasi pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam kurun waktu 11 bulan terakhir, menunjukkan tren baik terutama dibidang pertanian. Capaian ini salah satunya menekan impor beras.

Amran menyebut, perhatian Presiden Prabowo Subianto di sektor pangan mencakup hulu hingga hilir, bantuan turun, anggaran naik dan bantuan diturunkan.

"Alhamdulillah, yang terpenting sekarang ini, yang paling penting ini adalah tonggak sejarah. Milestone hari ini, kita tidak ada impor beras. Sampai detik ini," kata Amran Sulaiman, usai meninjau operasi pasar murah di Surabaya, Selasa (23/9/2025).

ADVERTISEMENT

Ketersediaan beras selama 11 bulan pemerintahan Prabowo Subianto diklaim tertinggi sejak Indonesia merdeka. Meskipun tak menyebut pasti jumlah cadangan beras yang dimiliki Indonesia, Mentan Amran meyakini cadangan beras dalam negeri surplus.

"Peningkatan produksi kita tertinggi nomor dua dunia, Itu kata FAO (Food and Agriculture Organization) dan negara-negara lain mengapresiasi kita. Karena di saat kondisi pangan dunia tidak baik-baik saja, Indonesia mampu surplus," bebernya.

Amran juga menyebut, dari target empat tahun pemerintahan saat ini ia optimis dalam waktu dekat Indonesia akan swasembada pangan.

"Mudah-mudahan tidak ada hal melintang dalam tiga bulan ke depan, Indonesia swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya. Terima kasih," tutupnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia