Jumat, 15 Mei 2026

Amankan Pangan Ramadan, Barantin Siagakan 3.930 Personel di Seluruh Indonesia

Penulis : Erfan Ma’ruf
25 Feb 2026 | 18:56 WIB
BAGIKAN
Foto ilustrasi. Pembeli memilih buah yang dijual di Pasar Pucang Anom, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)
Foto ilustrasi. Pembeli memilih buah yang dijual di Pasar Pucang Anom, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

JAKARTA, investor.id – Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyiagakan 3.930 personel untuk memperketat pengawasan lalu lintas komoditas pangan asal pertanian dan perikanan selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan frekuensi dan volume komoditas pangan yang masuk maupun keluar wilayah Indonesia.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Barantin, Hudiansyah Is Nursal, menyatakan bahwa peningkatan pengawasan ini bertujuan menjamin keamanan konsumsi masyarakat selama menjalankan ibadah.

“Selama momen Ramadan, Barantin meningkatkan pengawasan lalu lintas komoditas pangan. Memastikan keamanan dan mutu pangan yang akan dikonsumsi masyarakat selama menunaikan ibadah Ramadan,” ujar Hudiansyah dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Berdasarkan data Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI), tren lalu lintas bahan pokok seperti beras, daging, ikan, telur, hingga cabai cenderung meningkat signifikan dibanding bulan biasa. Data Best Trust mencatat volume bahan pokok pada Ramadan tahun lalu melonjak 69% menjadi 56,04 ratus ribu ton. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas ikan (137%), disusul beras (92%), dan jagung (18%).

ADVERTISEMENT

“Tren lalu lintas komoditas pangan asal pertanian dan perikanan selama Ramadan hingga Idulfitri, berdasarkan data dari PDSI (Pusat Data dan Sistem Informasi) relatif meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, seperti beras, daging, ikan, telur, cabai, bawang, dan bahan pokok lainnya. Dengan demikian Karantina terus siaga memberikan layanan kepada masyarakat, memberikan jaminan kesehatan,” imbuhnya.

Layanan karantina kini tersebar di 161 satuan pelayanan pada 38 provinsi, mencakup bandara, pelabuhan, pos lintas batas negara (PLBN), hingga kantor pos. Pengawasan ekstra 24 jam difokuskan pada wilayah dengan lalu lintas tinggi seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Barantin juga mewaspadai potensi penyelundupan di daerah perbatasan, seperti Entikong, Kalimantan Barat. Merujuk data tahun lalu, penahanan komoditas ilegal tertinggi tercatat di Sumatra Utara (45 kasus), Sulawesi Utara (32 kasus), dan Sumatra Barat (19 kasus).

“Antisipasi penyelundupan pangan, kami terus perkuat sinergi dengan instansi terkait, baik di pos lintas batas negara, pelabuhan penyeberangan, maupun bandara. Tempat pemasukan dan pengeluaran yang rawan, pengawasannya lebih ketat. Komoditas tanpa dilengkapi sertifikat kesehatan tidak menjamin keamanan dan mutunya,” jelas Hudiansyah.

Ia mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap komoditas pertanian dan perikanan yang akan dilalulintaskan guna menjamin legalitas dan kesehatan pangan.

“Kami imbau kepada masyarakat demi kenyamanan dan keamanan bersama untuk melaporkan komoditasnya sebelum melalulintaskan. Bila menemukan indikasi pelanggaran karantina jangan sungkan untuk melaporkan kepada kami maupun instansi terkait lainnya,” pungkasnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 51 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia