Prabowo Minta Rosan Segera Garap Hilirisasi Pertanian dan Perikanan
KAB. BOGOR, investor.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi nasional harus melampaui sektor pertambangan. Kepala Negara menginstruksikan agar program strategis tersebut segera diperluas ke sektor pertanian dan perikanan guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih merata.
Instruksi tersebut disampaikan saat presiden menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (24/4/2026).
“Presiden Prabowo menginginkan bahwa hilirisasi tidak hanya di bidang energi dan mineral, tetapi juga harus diperluas di bidang pertanian dan perikanan,” tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Sebagai langkah konkret, pemerintah telah memetakan 13 lokasi di seluruh Indonesia yang akan menjadi pusat pengembangan program hilirisasi lintas sektor tersebut. Selain agrikultur, pemerintah tengah membidik investor di bidang waste to energy, sumber daya mineral, hingga industri padat karya seperti garmen.
Menteri Rosan Roeslani menyampaikan apresiasinya atas arahan langsung Presiden dalam memperkuat program prioritas Danantara dan mempercepat investasi bernilai tambah. “Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara,” ungkap Rosan, melalui akun media sosial pribadinya.
Langkah perluasan ini diiringi performa realisasi investasi yang kuat pada awal tahun. Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi triwulan I-2026 mencapai Rp 498,8 triliun, atau tumbuh 18,9% secara tahunan (year on year/yoy). Investasi tersebut juga mencatat penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 706.569 orang.
Hingga saat ini, realisasi investasi telah mencapai 24,4% dari target nasional tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 2.041,3 triliun. Dengan ekspansi hilirisasi ke sektor pangan dan kelautan, pemerintah optimistis target tersebut dapat tercapai sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






