Sabtu, 4 April 2026

Dupoin Futures Perkuat Sinergi Regulator, Fokus Transformasi Teknologi

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Feb 2026 | 19:40 WIB
BAGIKAN
Gunawan, Direktur PT Dupoin Futures Indonesia, menyampaikan sambutan dalam acara Dupoin Regulatory & Industry Roundtable 2026. (Foto: Istimewa)
Gunawan, Direktur PT Dupoin Futures Indonesia, menyampaikan sambutan dalam acara Dupoin Regulatory & Industry Roundtable 2026. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT Dupoin Futures Indonesia menggelar Regulatory & Industry Roundtable 2026 di Jakarta, Kamis 12 Februari 2026. Acara dihadiri 45 tamu undangan dari lintas institusi.

Forum ini mempertemukan manajemen perusahaan dengan regulator, Self-Regulatory Organization (SRO), pemerintah daerah, pelaku industri, media, serta mitra strategis perusahaan.

Dari unsur regulator dan SRO hadir perwakilan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Bank Indonesia, Jakarta Futures Exchange (JFX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), serta Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO).

Advertisement

Turut hadir perwakilan pemerintah daerah, perusahaan pialang berjangka, pemimpin redaksi media nasional, serta mitra teknologi dan bisnis Dupoin.

Direktur Utama Dupoin Futures, Gunawan Herman menyatakan bahwa 2026 menjadi fase transformasi teknologi perusahaan. Dupoin akan memperkuat infrastruktur dan ekosistem trading melalui pengembangan AI-Driven Insights untuk meningkatkan presisi analisis pasar, sistem eksekusi berkecepatan tinggi, serta penguatan keamanan melalui Automated KYC dan perlindungan digital terintegrasi.

“Kami ingin memastikan sistem yang efisien, aman, dan berbasis teknologi, sekaligus tetap selaras dengan prinsip kepatuhan,” kata Gunawan dalam keterangannya, yang dikutip pada Minggu (22/2/2026).

Selain penguatan teknologi, Dupoin juga memaparkan program edukasi dan literasi perdagangan berjangka sepanjang 2026 guna mendorong pengembangan industri yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Dari sisi regulator, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) Bappebti, Ima Siti Fatimah menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Dupoin Futures.

Ia menyatakan bahwa Bappebti sepanjang tahun 2025 aktif memberikan penilaian pertriwulan kepada pialang berjangka yang mencerminkan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang solid dalam menjalankan kegiatan usaha perdagangan berjangka.

Sebagai informasi, Dupoin juga memperoleh penilaian Grade A+++ pada periode Januari-Juni 2025 dari Bappebti sebagai bentuk pengakuan regulator atas konsistensi kepatuhan dan tata kelola perusahaan.

Sementara itu, Rudianto Setiawan selaku Kepala Anggota Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia menyampaikan harapannya terhadap perkembangan industri ini. “Ke depan, industri perdagangan berjangka diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ucapnya.

Melalui forum ini, Dupoin menegaskan komitmennya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan regulator, SRO, pelaku industri, serta media. Dupoin mengajak kolaborasi yang lebih erat dan berdampak luas dengan regulator dan ekosistem jasa keuangan sebagai upaya Dupoin memimpin pertumbuhan industri pialang berjangka lebih lebih maju dan dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 26 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 36 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia