Sabtu, 4 April 2026

Mau Akuisisi Jungleland, JGLE Bakal Gelar Rights Issue 

Penulis : Erta Darwati
21 Feb 2026 | 18:00 WIB
BAGIKAN
Jungleland. (Perseroan)
Jungleland. (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) berencana menggelar rights issue untuk mendukung rencana akuisisi sebagian besar saham PT Jungleland Asia (JLA).

Graha Andrasentra Propertindo (JGLE) akan menerbitkan sebanyak 8.280.033.448 saham baru Seri B dengan harga pelaksanaan Rp 50 per saham. 

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, dari aksi rights issue tersebut, Graha Andrasentra Propertindo (JGLE) berpotensi meraup dana hingga Rp 414.001.672.400.

Advertisement

Nantinya, sebagian besar dana hasil rights issue akan dialokasikan untuk mengakuisisi 61,86% saham JLA senilai Rp 413.937.321.896.

Sementara itu, sisa dana sebesar Rp 64.350.504 akan digunakan untuk modal kerja dan mendukung modal kerja perseroan.

Rencana rights issue tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 31 Maret 2026.

Jungleland Asia (JLA) merupakan pengelola Jungleland Adventure Theme Park yang berlokasi di Sentul, Bogor.

Saat ini, kepemilikan 61,86% saham JLA digenggam oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE), sedangkan sisanya dimiliki oleh JGLE.

Adapun dalam rights issue ini, AE akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer). Dengan demikian, seluruh saham baru yang tidak diambil oleh pemegang saham lama akan diserap oleh AE.

Kemudian penyetoran modal oleh AE dilakukan melalui inbreng berupa saham JLA yang dimilikinya, dengan jumlah maksimal sebanyak 14.783.475.782 saham. Setelah aksi korporasi selesai, maka AE akan menjadi salah satu pemegang saham JGLE.

Apabila terdapat dana yang diperoleh dari pelaksanaan HMETD oleh pemegang saham publik, seluruh dana akan digunakan untuk membeli saham JLA milik AE, sehingga kepemilikan JGLE atas JLA meningkat menjadi mayoritas.

Selain akuisisi, JGLE juga berencana melakukan penyesuaian kegiatan usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 dengan fokus bisnis pada pengembangan bangunan dan lahan hunian, dengan taman hiburan serta hotel sebagai penunjang ekosistem properti.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 32 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 43 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 52 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 2 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia