Sabtu, 4 April 2026

Harga Bitcoin (BTC) Jatuh dan Bersiap Digempur Lagi

Penulis : Erta Darwati
16 Feb 2026 | 16:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin (BTC). (IST)
Ilustrasi Bitcoin (BTC). (IST)

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto mengalami penurunan tajam pada Senin (16/2/2026) dengan Bitcoin sebagai pemimpin industri, merosot lebih rendah menjelang minggu yang penuh dengan data ekonomi.

Melansir coindesk, pelemahan pasar ini terlihat sangat mengecewakan di tengah data indeks harga konsumen AS yang lemah yang dirilis pekan lalu, yang tetap menjaga harapan akan penurunan suku bunga Fed.

Pertumbuhan CPI melambat menjadi 2,4% year-on-year (yoy) pada Januari dari 2,7% pada Desember, menurut data resmi, memperkuat ekspektasi setidaknya dua kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed pada tahun ini.

Advertisement

Hal ini mengakibatkan imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun menjadi 4,05%, terendah sejak awal Desember. 

Harga Bitcoin (BTC) menguat, naik dari hampir US$ 66.800 pada hari Jumat menjadi lebih dari US$ 70.000 selama akhir pekan, tetapi gagal bertahan di level tersebut. Harga BTC bertahan di US$ 68.500 hari ini.

Vikram Subburaj, CEO dari bursa Giottus yang diatur oleh pemerintah India, mengatakan bahwa permintaan selektif adalah alasan mengapa reli harga Bitcoin sulit untuk dipertahankan.

"Selera risiko tetap selektif dan arus makro yang saling bertentangan membuat para pedagang bersikap defensif. Kenaikan harga sulit untuk dipertahankan dan penurunan harga hanya dibeli secara selektif di dekat level yang jelas," katanya dalam email kepada CoinDesk.

Data Makroekonomi

Pada pekan depan akan dipenuhi dengan data makroekonomi, dan para trader akan mengamati risalah rapat Fed bulan Januari dan rilis indikator inflasi pilihan Fed, yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti (PCE), untuk mendapatkan sinyal posisi baru.

"Inflasi PCE, ukuran yang lebih disukai The Fed, akan dipantau secara cermat untuk memastikan bahwa tekanan harga sedang mereda, terutama setelah CPI hanya menunjukkan disinflasi bertahap dan inflasi tetap di atas target 2%," kata Dessislava Laneva, analis pengiriman Nexo, dalam sebuah email.

"Pasar akan menilai momentum bulanan dan tren tahunan untuk melihat implikasi terhadap arah kebijakan," tambah Laneva.

Di pasar tradisional, Mark Nash dari Jupiter Asset Management, seorang tokoh yang sebelumnya pesimis terhadap yen, kini berbalik optimistis memperkirakan apresiasi yen sebesar 8%–9%, terutama terhadap franc Swiss.

Yen dan bitcoin telah mencapai korelasi positif tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, yang menjadikan penguatan yen sebagai katalis utama bagi para pendukung bitcoin.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 7 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 43 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 1 jam yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 3 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia